Halooo...
Ada yang terlewatkan, tanggal 22 Desember 2015 ternyata aku sudah mengantarkan surat lamaran ke sebuah Perusahaan milik Negara tercinta ini dan di jadwalkan tanggal 8 Januari 2016 akan ada pengumuan untuk mengikuti test selanjutnya. Ternyata waktu yang telah ditentukan telah di undur menjadi tanggal 12 Januari 2016 di malam hari yang dingin.
Dan ternyata, jreng jreng. . . .
Puji Tuhan masih diberikan kepercayaan oleh-Nya untuk memulai hal baru, dimana akan diadakan ujian dalam beberapa tahap untuk menyeleksi siapa yang lebih layak untuk bergabung ke perusahaan mereka.
Beberapa hari ini yang ku rasakan sungguh amat runyam karena ambisi ku yang terlalu besar dan semangat berapi-api yang tidak menentu, tidak ada yang salah. Hanya saja menyiksa diriku sendiri, dimana aku hanya fokus untuknya tanpa menghiraukan yang lainnya, dan tidak memikirkan pekerjaan terutama kesehatan ku juga! Sehingga berbagai macam penyakit anak kost menghampiri ku ditambah lagi aku dilema karena sesuatu...
Akhirnya ku putuskan untuk menyiapkan diri ku dengan matang dan selalu berdoa agar semua usaha yang telah ku lakukan di berkati oleh Bapa di surga :) .
Hampir setiap hari aku membaca pengalaman beberapa senior yang telah mencoba Perusahaan tersebut, kemudian mencatat nya di buku kehidupan ku. Ada juga beberapa soal yang sengaja ku download dan ku copy untuk dapat dipelajari kembali sepulang dari tempat kerja (hehee) . Tapi hasilnya Nihil! Hingga sekarang aku hanya membahasnya 3-5 kali saja dalam beberapa waktu ini. Itu dikarenakan menurunnya kesehatan, semakin hari semakin down. Sehingga ku putuskan untuk pergi konsultasi ke seorang Dokter yang 3 tahun sebelumnya aku juga sudah pernah konsultasi dengannya.
Kembali ke Semangat yang berapi-api tadi. Beberapa hari yang lewat tanpa sengaja aku mengungkapan besarnya harapan dan ambisi ku untuk perusahaan ini kepada seseorang. Sehingga dia menasehati ku untuk membuat 2 Planning, Plan J dan Plan M. Dimana aku harus membuat rencana apa yang akan ku buat apabila ku diterima, dan rencana apa yang akan ku buat apabila tidak diterima (ku harap ini tidak).
Memang begitu seharusnya, tapi itu pilihan yang sulit bagi ku, sehingga aku sekarang masih mencoba membuka pikiran ku agar tidak terlalu berambisi. Kemudian apabila sudah agak mendingan aku akan membuat rencana apabila tidak diterima :( .
Haahhh.. Tapi sudahlah, itu saja dulu nanti aku kembali lagi setelah menghapus kegalauan ini -__-


