Kamis, 09 Maret 2017

On The Job Training PLTU Banten 3 Lontar

Lega rasanya keluar dari mess, kini saatnya hidup mandiri dengan biaya sendiri di mulai. Jumat 24 Februari 2017 adalah jadwal untuk melapor ke unit sebelum OJT dimulai. Tentu tanggal 23 harus sudah ada di lokasi untuk cari kontrakan. Sampai di lontar kami langsung di sambut SDM Lontar dan di tawarkan untuk menginap semalam di mess sebelum mendapatkan kontrakan. Kebetulan kami sampai di Lontar sudah malam hari. 

Memang benar kata teman-teman, saya beruntung di tempatkan di Lontar karena akses kemana-mana dekat terutama ke bandara kurang lebih 1 jam perjalanan. Tempatnya juga tidak terlalu di pelosok, setidaknya masih ada tempat ibadah, alfam**t dan indom**t untuk membeli susu dan pewangi pakaian. Hihihiii

24 Februari kami hadir dan mengikuti senam serta melakukan perkenalan diri dengan rekan-rekan pegawai dan di sambut baik oleh Bapak Daniel selaku GM Lontar serta rekan rekan lainnya. Semoga ini awal yang baik untuk kami melakukan OJT di Lontar.
Saya juga bersyukur di tempatkan di lontar pemandangan yang akan saya lihat setiap harinya itu cukup membuat jiwa dan raga tenang ditambah lagi dengan alun alun musik payung teduh, rasanya sangat berdosa untuk mengeluh. Semoga tidak ada kendala yang cukup rumit selama melaksanakan OJT, semoga harapan dalam penyelesaian Paspor dan Project Assignment (PA) bisa terealisasi dengan baik, semoga di bulan November nanti SK pengangkatan pegawai sudah di tangan dan rencana ke depan juga tidak tersendat. Hehehe... Tuhan beserta kita!
Salam dari Lontar
-pause-

Rabu, 08 Maret 2017

Pembagian SK OJT PT Indonesia Power Angkatan XXII dan XXIII

21 Februari adalah hari terakhir kami bernyanyi bersama, tertawa bersama, makan bersama dan tidur bersama. Kami akan disebar di seluruh Indonesia demi menerangi Indonesia, Asekhhh.. Dan inilah saatnya packing kembali untuk dunia baru dan kembali bertempur!
21 Februari kami di bawa ke Patra Jasa Anyer untuk pembagian SK OJT. Rasanya biasa saja, tidak ada yang ditakutkan. Karna memang sebelumnya saya sudah berjanji dimana pun ditempatkan harus siap. Pada saat pembagian SK OJT juga cukup seru, kami disuruh merayap dan push up air, jauh dari bayangan kami untuk pembagian SK biasanya. Kami selalu mendapatkan kejutan di luar dari apa yang kami pikirkan. Tapi rasanya cukup menyenangkan.
Puji Tuhan saya di tempatkan di PLTU Banten 3 Lontar, saya bersyukur tidak ditempatkan di Kamojang, Mrica, Perak Grati, Barru, Saguling karna saya takut ketika pembukaan SK yang pertama saya lakukan adalah bertanya ke teman Kamojang itu dimana ya? Jujur pada saat itu saya masih kurang hafal unit-unit nya tapi untuk lokasinya tentu saja saya tau. Kan aneh ketika pembukaan SK semua teman-teman sudah tau kemana arah dan tujuan hidupnya, sementara saya dengan polosnya masih bertanya "mas/mbak, Kamojang dimana ya?" Hahaha.. Ketika teman-teman bertanya dimana saya di tempatkan mereka menanggapi dengan positif "wah.. kamu beruntung di tempatkan di Lontar" walaupun sebenarnya saya belum tau itu dimana. Saya masih belum tau bagaimana dan dimana lontar ini tepatnya. Semoga tempat ini adalah tempat yang bersahabat.

Sampai jumpa Kristina, Pleton 1A dan semua teman-teman angkatan 22 dan 23, jangan lupa dorong pake air, pergerakannya tap tap tap, gitu loh!!!
Akhirnya yang di takutkan telah terjadi. Bye!
Tinggalkan ayah tinggalkan ibu
Ijinkan kami tetap berjuang
Dibawah kibaran sang merah putih
Majulah ayo maju menyerbu, serbu!

Tidak kembali pulang, sebelum indonesia terang
Walau mayat terdampar di medan perang
Demi bangsa ku tetap berjuang.

Maju ayo maju ayo terus maju
Singkirkan dia dia dia
Kikis habislah mereka, musuh negara Indonesia
Wahai kawan ku prajurit siswa IP
Dimana engkau berada?
Teruskan perjuangan para pahlawan

Demi bangsa ku tetap berjuang, berjuang!!!!

Minggu, 05 Maret 2017

Perpisahan Siswa Prajabatan PT Indonesia Power Angkatan XXII dan XXIII

30 hari lamanya kami bersama di Udiklat Suralaya rasanya cukup menyenangkan. Banyak kisah yang tak terlupakan selama kurang lebih 40 hari kami telah bersama. Suka duka selama pendidikan kami lalui bersama. Tapi hanya sebatas itu saja, tidak perlu berlebihan. Toh semua akan berpisah pada waktunya. Hahaha
Kelas Administrasi
Senang bisa bertemu dengan teman-teman baru yang memiliki cerita dan pengalaman baru. Kami dapat berbagi cerita dengan yang lainnya. Sayangnya ketika perpisahan tanggal 20 Februari saya ibadah sore dan masih OSO shift pagi. Jadi saya di TKP sekitar pukul 21.00 dan sudah di penghujung acara. Yah sudahlah, toh semuanya juga sama sama penting. Tapi syukurnya masih ada dokumentasi yang sempat terekam sebelum semuanya berakhir.

Banyak kegiatan yang telah dipersiapkan oleh panitia dalam acara perpisahan ini. Termasuk video dokumentasi kami selama melaksanakan pendidikan yang bisa kalian lihat disini. Saya salut dengan teman-teman, di tengah-tengah kesibukan OSO dan pembidangan mereka masih sempat untuk menyiapkan acara perpisahan ini. Mungkin ini yang dinamakan dengan profesional, saya harus belajar banyak dengan mereka. Mereka siap dan sabar untuk mengumpulkan kurang lebih 500 orang. Saya juga termasuk panitia di dalamnya tapi sedikit pun tidak memiliki peran, heheee... Maaf teman-teman, jadwal OSO saya tidak bersahabat. Diakhir acara kami juga sempat mengabadikan moment di tirai darurat "farewell party", walaupun darurat semua berebutan foto disana. Hahaha

Terimakasih teman-teman, see you dimana-mana!

Kamis, 02 Maret 2017

Minggu III Diklat Pembidangan PT Indonesia Power Angkatan XXII dan XXIII

3 minggu telah berlalu, akankah kembali normal atau semakin runyam? Kita tunggu saja nanti~

Kamis, 09 Februari adalah jadwal terakhir untuk masuk kelas. Dilanjut Jumat pengarahan dalam melaksanakan OSO (On Site Observation). Kami diberikan kegiatan baru yaitu “OSO”, kami  tidak tahu sepeti apa dan harus bagaimana nantinya. Sejauh yang kami tahu, kami akan dibawa ke unit-unit untuk mengawasi pekerjaan operator. Oh Tuhan, jangan jumpakan kami lagi. Amin (Ehh).. Tapi memang kami buta dengan kegiatan ini, kami diberi jadwal shift pagi siang dan malam selama melaksanakan OSO. Syukurnya perempuan tidak di ijinkan untuk shift malam namun diganti ke pagi hari. Sabtu adalah jadwal pertama saya untuk mengikuti OSO, awalnya saya merasa kebingungan karena memang betul-betul tidak tahu. Kami dihadapkan ke layar yang lebar dengan tulisan-tulisan serta gambar-gambar yang jarang kami lihat. Setelah di arahakan oleh mentor kami langsung dibagikan ke unit masing-masing dan menuju target observasi. Ternyata OSO ini adalah kegiatan dimana kami akan diajarkan tentang ruang lingkup pekerjaan bagian teknik, jadi kami jurusan nonteknik tau apa-apa saja yang dikerjakan oleh jurusan teknik. Awalnya memang membingungkan karena banyak istilah-istilah yang jarang di dengar. Kami juga diberikan penjelasan bagaimana air laut itu dapat diproses menjadi uap kemudian menghasilkan listrik. Kami masih sangat buta, terutama saya. Sudah dijelaskan pun masih saja kebingungan. Syukurnya bapak mentor memberikan ijin kepada kami di lain hari untuk terjun langsung ke lapangan melihat situasi di TKP. Rasanya hati ini sungguh senang dicampur penasaran. Setelah melakukan observasi kami juga harus menuliskan kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan oleh target. Hasil dari laporan itu kemudian akan di presentasikan di unit tempat melakukan observasi di hadapan SPV, SPS dan juga para operator, presentasi kedua juga akan dilaksanakan di unit OJT nantinya. Ahh, rasanya Indonesia Power ini tidak pernah berhenti memberikan kejutan kepada kami. Kami harus kuat, kami harus tetap semangat!

Minggu ketiga ini kami juga sangat terkejut karena diberikan Hp, wuahhh bahagianya melebihi dapat SK. Hahaha.. Saya, Kristina dan Gungtri langsung melompat kegirangan sambil bernyanyi dan keliling mess menyampaikan kabar gembira. Bukan karena senang hp di bagikan tapi karena melakukan aksi gila itu sangat seru. Kami pun langsung pergi ke TKP. Kebetulan sekali kami baru pulang dari unit dengan menggunakan PDL. Jadi kami langsung menuju Udiklat untuk mengambil hp (berhubung ke pengajaran harus menggunakan baju dinas). Dengan penuh semangat kami berjalan menuju mess dan membawa 3 kantong hp sambil bernyanyi "Maju ayo maju ayo terus maju... Singkirkan dia dia dia, kikis habis lah mereka musuh negara Indonesia. Wahai kawan ku prajurit siswa IP dimana engkau berada? Teruskan perjuangan para pahlawan demi Bangsa ku rela berjuang! BERJUANG!" Sampai di mess, semua teman-teman berteriak kegirangan. Seru rasanya sangat seru! Tiba-tiba mess pun jadi sepi dan seketika semua menjadi apatis. Semua langsung menuju kamar masing-masing menghubungi keluarga dan orang-orang yang mereka sayangi. Berbeda dengan saya dan beberapa teman pleton 1A yang langsung menuju penjual sate. Ingat! Makan itu lebih dari segalanya! Hahahaha...

Minggu ketiga ini juga menjadi minggu terakhir kami di Udiklat, sebelum mendapatkan SK OJT. Senang rasanya telah diberi kesempatan belajar dengan teman-teman dari berbagai wilayah di Indonesia, kami juga diberi kesempatan untuk terjun langsung ke lapangan. Melihat bagaimana proses PLTU, rasanya semua keletihan itu telah terbayarkan. Semoga ilmu yang kami dapat selama pembidangan ini dapat kami aplikasikan nantinya selama melaksanakan OJT.

Terimakasih Udiklat Suralaya

About Me

Foto Saya
Tidak Baik, Tidak Jahat. Any Question?
Diberdayakan oleh Blogger.
click me to reveal the contact form

Get in touch with us:

Nama

Email *

Pesan *

We're currently under construction!

We`re working hard and believe we`ll launch the website in: