Sabtu, 31 Desember 2016

Sharing is Caring


Kata-kata Sharing is Caring sengaja saya buat sebagai judul postingan ini. Karena apa? Karena saya dapat dari blog ini yang mengantarkan saya sampai ke Diklat Angkatan XII PT Indonesia Power. Jadi saya ingin dan harus membagikan Tips dan Trik selama saya mengikuti tahap demi tahap Recruitment Indonesia Power.

Pertama 
Ujian tertulis dilaksanakan selama 2 hari berturut-turut diantaranya: Test Inteligensi dan Kemampuan Umum (hari pertama) serta Psikotest tertulis (hari kedua). Mulai dari dikeluarkannya pengumuman Open Recruitment PT Indonesia Power Tahap 3 saya sudah rajin cari informasi-informasi di internet dengan kata kunci "Pengalaman test Indonesia Power" akhirnya saya dapatkan blog tadi yang sangat-sangat membantu. Kemudian saya dapat forum kaskus yang dikelola langsung oleh pegawai IP, disana kita bisa bertanya sesuka hati (baca aturan!) terkait dengan IP dan di forum itu jugalah saya dapatkan grup telegram All About Recruitment IP 2016 yang dibuat oleh peserta test asal Medan. Setelah saya merasa cukup dengan informasi-informasi yang sudah saya dapatkan, saya menjadi merasa mantap untuk mengikuti ujian kedepan nantinya. Beberapa hari sebelum diadakannya test saya mulai rajin belajar, membuka soal-soal yang saya dapatkan dan itu saya lakukan rutin tiap hari. Kalau rasa malas mulai datang, saya akan berpikir semua peserta di waktu yang sama sedang membahas soal dan hanya saya yang santai-santai. Saya pasti langsung semangat kembali untuk belajar, walaupun terkadang membosankan HARUS TETAP SEMANGAT!!! 

Kedua
Ujian LGD dan Wawancara Psikotest diadakan setelah ujian tertulis dilaksanakan tepatnya keesokan harinya. LGD atau sering disebut dengan diskusi kelompok adalah pengalaman pertama saya saat itu, tapi jauh-jauh hari memang saya sudah tau sedikit banyaknya tips dan trik nya dari sini dan dari sana. Awalnya saya memang merasa gugup karena saya takut berbuat kesalahan apalagi kalau di dalam kelompok saya itu orangnya suka berdebat atau bisa dibilang suka menonjolkan diri sendiri. Jadi saya berlatih untuk melatih ego selama diskusi berlangsung. Selanjutnya Wawancara Psikotest yang diadakan di hari yang sama, jujur awalnya saya agak trauma karena sebelumnya saya pernah wawancara saat ingin melanjutkan S1 di Usu dan saya tidak lulus. Kebetulan lokasinya juga diadakan ditempat yang sama sewaktu saya wawancara dulu. Jadi saya agak takut mengulang kesalahan yang sama lagi. Tapi pada saat itu memang ada yang berbeda, sedikit pun saya tidak merasa jantungan apalagi ketika nama saya mulai dipanggil sedikit pun saya tidak jantungan. Satu yang harus saya tanamkan di pikiran saya bahwa si pewawancara hanya ingin tahu kepribadian saya atau istilah sekarang kepo. Jadi saya harus berbicara jujur dan menunjukkan kharisma saya selama wawancara berlangsung. Sebelumnya saya juga banyak membaca tips dan trik wawancara psikotest di internet. Pokoknya semua ada di internet kalau mau nyari!

Ketiga
Test Fisik diadakan sekitar 3 minggu setelah ujian Psikotest berlangsung. Tapi selama masa penantian pengumuman dan waktu test saya sudah menyiapakan diri dengan: Rajin olahraga walaupun saya hanya olahraga di tempat dan lihat-lihat tutorial di youtube. Awalnya memang sangat konyol olahraga sendiri apalagi saya tinggal di kamar kost dengan luas 3 x 3, di lantai 2 pulak. Jadi apaun aktivitas saya di atas gerakan kaki saya ke bawah pasti akan kedengaran. Makanya saya olahraga pada saat kostan sepi saja. Saya juga rajin berenang, saya sebenarnya bisa berenang tapi tidak pandai (sulit untuk menjelaskannya). Jadi saya coba berenang dengan serius kurang lebih 2 jam tiap minggu nya (BUKAN MAIN AIR ATAU TEBAR PESONA!). Tujuan saya berolahraga awalnya untuk kurus, karena saya punya bobot 64,... kg (*read 65kg) dan tinggi 164cm. Kalau di hitung-hitung IBM saya hampir melewati batas yang ditentukan yaitu 24,... (batas: 25) dan lingkar perut saya 77-78 (batas: 80). Ternyata sama saja dengan melupakan cinta pertama, sangat sulit rasanya untuk kurus dalam waktu yang singkat. Jadi saya ubah pola pikir saya, tujuan saya berolahraga untuk sehat! Toh saya masih diambang batas kok bukan melewati batas. Ingat! Berpikir positif selama melakukan test sangat sangat sangat diperlukan! Memang pasti ada saja godaan si iblis yang membuat kita down atau pesimis. Tapi semua harus tetap dijalani toh? Saya juga ingat pada saat test fisik saya sudah pasrah (mean: berserah), tapi saya juga harus tetap menyiapkan diri saya. Saya sadar tubuh saya tergolong gemuk, jadi karena saya takut kelebihan IBM saya tidak makan malam dan tidak sarapan jadi lumayan berat badan saya hanya 63kg (menggunakan timbangan digital) dan lingkar perut 75cm (sedikit tarik nafas). Setelah saya baca di kaskus ternyata kalau tidak sarapan bisa berpengaruh ke denyut nadi. Tapi itu tergantung iman dan kepercayaan masing-masing, Puji Tuhan saya lulus test Fisik.

Keempat
Ujian Laboratorium diadakan sekitar 1 bulan setelah pengumuman. Sangat lama bukan? Memang sangat membosankan menunggu saatnya tiba, ibarat PDKT saya sudah tak sabar ingin ditembak (apasih). Ambil hikmahnya saja, dengan lamanya jadwal laboratorium berarti saya mempunyai kesempatan yang sangat besar untuk memperbaiki pola hidup saya. Sebelum test laboratorium saya coba cek sendiri di apotek, dan hasilnya: Kolesterol (193 mg/dl ) Asam Urat (5.4 mg/dl) Gula darah (78 mg/dl) Tensi (116/69). Setelah beberapa kali cek tensi ternyata saya tergolong darah rendah. Untuk menjaga kestabilan darah, selama kurang lebih 2 bulan saya betul-betul jaga kesehatan terkhusus makan karena darah itu cepat berubah-ubah kadarnya jadi harus tetap dijaga seperti: 
  1. Tidak makan daging, seafood, telur berlebihan selama 2 bulan karena mengandung kolesterol tinggi.
  2. Tidak makan tahu, tempe, pulut, kacang-kacangan (mengandung purin) karena bisa meningkatkan kadar asam urat tinggi.
  3. Tidak makan mie berlebihan karena bisa menaikkan berat badan.
  4. Konsumsi air putih 3-4 liter setiap hari untuk membasmi segala penyakit terkhusus menurunkan kadar asam urat yang akan dikeluarkan bersamaan dengan urin.
  5. Konsumsi jus buah atau sayuran. Saya memilih tomat untuk menjaga kolesterol, karena sangat ampuh dan juga untuk menurunkan berat badan (katanya) dan saya konsumsi setiap hari di malam hari.
  6. Konsumsi air rebusan daun sirsak untuk menurunkan kadar asam urat dalam darah.
  7. Konsumsi air rebusan daun salam untuk menurunkan kadar asam urat dan kolesterol dalam darah.
  8. Konsumsi air perasan jeruk nipis tiap pagi untuk menurunkan kadar kolesterol dalam darah.
  9. Konsumsi buah-buahan setiap hari, saya konsumsi: pepaya, bengkuang, jambu, semangka (buah yang bisa dijangkau oleh anak kost).
  10. Konsumsi Nutrive Benecol sekali sehari (dianjurkan 2x sehari) untuk menurunkan kolesterol setelah makan siang. Saya sengaja konsumsi hanya sekali sehari karena takut kandungan gula nya bisa menaikkan gula darah, lagi pula saya sudah konsumsi jus tomat tiap malam.
  11. Konsusmsi Quaker Oatmeal campur susu setiap malam karena bagus untuk menurunkan kolesterol dan kesehatan jantung. Tapi ada rumor karna quaker terbuat dari gandum (biji-bijian) dapat meningkatkan kadar asam urat. Alangkah lebih baiknya lagi kalau quaker dikonsumsi tanpa susu (tapi saya gak kuat).
  12. Tidak STRES dan Say No to BEGADANG karena sangat fatal untuk kesehatan. Kalau pikiran sakit maka semua akan ikut-ikutan sakit. Jadi saya download musik meditasi disono untuk tidur atau di dengar sepanjang hari. Cukup membantu untuk lebih rileks lagi.
  13. Kurangi konsumsi susu. Ini adalah hal yang paling berat untuk saya lakukan, karena hampir tiap hari saya bisa konsumsi 2-3 gelas susu. Susu yang biasa saya konsumsi itu entrasol, bear brand, ultramilk, frisian flag, dkk. Saya akhirnya beralih susu yaitu Tropicana slim karena bisa menurunkan kolesterol, dan mengurangi konsumsi bear brand karena ternyata mengandung 25mg kolesterol. Alangkah lebih baiknya bear brand yang dikonsumsi itu buatan Malaysia yang agak gepeng hanya mengandung 5mg kolesterol (kan mayan). 
Sehari sebelum test laboratorium juga saya betul-betul menjaga makanan dan hanya makan malam seperti ini (antara melarat dan jaga makan). Hahaa...


Memang betul tidak akan ada usaha yang sia-sia. Kalau pun hari ini gagal percayalah besok kau akan lebih dari pemenang! See you next year gaes. Tunggu kelanjutan cerita setelah diklat 😀😀😀

Kamis, 29 Desember 2016

Tahap 8 Recruitment Indonesia Power

Puji Tuhan 07 Desember 2015 pukul 18:26, saya dapat Sms cinta dari IndPower, yang cukup mengejutkan, begini bunyinya. . .


Kemudian saya cek di website dan saya di jadwalkan melaksanakan wawancara user tanggal 13 Desember 2016 di Medan.


13 Desember 2015 tiba! Saatnya memulai perjuangan akhir, sebentar lagi, sedikit lagi, Harus Lulus! Sebelum wawancara saya telah membuat beberapa list pertanyaan yang mungkin akan ditanyakan selama wawancara berlangsung. Jadi saya review tulisan-tulisan itu di sela-sela waktu saya.


Setelah sampai di lokasi kami di berikan formulir test wawancara yang harus di isi sebelum wawancara dimulai. Setelah di isi lengkap diberikan kembali ke petugas untuk dipanggil satu persatu, saya beruntung saya menjadi peserta ke 3 yang di panggil (semoga angka keberuntungan). Ingat! Sebelum interview harus memperhatikan pakaian dan kebersihan diri sendiri agar pewawancara nyaman dengan kita. Setelah peserta 1 dan ke  2 selesai kini giliran saya!

Dimulai dengan mengetok pintu terlebih dahulu, kemudian saya memberi salam sambil mengulurkan tangan saya kepada pewawancara. Mereka hampir lupa mempersilahkan saya untuk duduk karena sedang asyik ngobrol, tapi saya tetap memilih berdiri sampai disuruh untuk duduk. 

Pewawancara pun memperkenalkan diri yaitu: Bapak Sentot Kristanto (Manajer SDM Indonesia Power Pangkalan Susu) dan Ibu Astrid Herera (Dari Pusat). Awalnya memang sangat menegangkan tapi saya coba rileks agar tidak runyam. 

Bapak Sentot pun memulai pembicaran kami dengan "Terimakasih telah menghadiri undangan interview kami, interview ini akan dilaksanakan 30-50 menit ke depan dan kami ingin menanyakan apakah anda bersedia untuk di rekam?" Kemudian sambil tersenyum berkata "Ya, saya siap pak". Bapak sentot pun mempersilahkan saya untuk memperkenalkan diri. Kemudian saya memulai perkenalan diri saya "Perkenalkan nama saya Junita Margareth Butarbutar, saya biasa dipanggil Jun. Saya lahir 25 Juni 1995, dan sekarang saya berusia 21 tahun. Saya lulusan dari Politeknik Negeri Medan jurusan Administrasi Bisnis tahun 2015 dengan prestasi cumlaude yaitu IPK 3.58. Semasa kuliah saya aktif di berbagai organisasi seperti: Himpunan Mahasiswa Program Studi sebagai anggota Divisi olahraga, Himpunan Mahasiswa Batak Toba sebagai bendahara. Saya juga aktif di beberapa kegiatan kampus saya seperti: Kegiatan Outbond/ Inagurasi dan menjabat sebagai bendahara, kemudian saya juga aktif di kepanitian Natal dan menjabat sebagai Bendahara. Saat ini saya sedang bekerja sebagai Admin di PT Telkom Witel Medan status outsourcing. Saya memiliki hobby Travelling dan membaca, di sela-sela kesibukan saya sering menghabiskan waktu untuk membaca atau berolahraga seperti berenang dan lari. Mungkin ini saja perkenalan dari saya, Terimakasih. Bapak ibu pewawancara pun membalas terimakasih saya dan mengucapkan terimakasih kembali. Hehee

Setelah selesai memperkenalkan diri saya ditanya tentang masalah pekerjaan. Dimana saya bekerja, Profil perusahaan tempat saya bekerja, bagaimana saya bekerja, apakah ada target dalam bekerja, bagaimana hubungan saya dengan atasan, apakah pernah mendapat apresiasi dari atasan, dan banyak lagi tentang pekerjaan. Saya juga disuruh untuk menuliskan struktur organisasi Perusahaan tempat saya bekerja didalam sebuah kertas HVS (sepertinya ini jebakan). Tips pada saat wawancara ini terkhusus bagi yang sudah bekerja, kita harus tahu perusahaan tempat kita bekerja sekarang ini, seperti jumlah karyawan berkisar berapa orang, sejarah perusahaan kita bekerja, dan jangan sekali-kali memberikan citra buruk perushaan tempat kita bekerja. Pada saat saya wawancara saya ditanyakan apa pernah dapat bonus sebagai apresiasi dalam bekerja? Saya jawab saya tidak pernah dapat bonus, setiap bulan nya saya hanya dapat gaji pokok. Saya tidak tahu apakah itu termasuk memberi citra buruk tempat saya bekerja, tapi sayakan bicara jujur. Kalau saya jawab dapat bonus pasti lebih parah lagi untuk menjawab pertanyaan yang berkaitan dengan pernyataan saya tadi.

Selesai menanyakan masalah pekerjaan, saya ditanya sejauh mana saya mengetahui PT Indonesia Power ini. Kemudian saya menjelaskan Visi dan Misi PT Indonesia Power. Saya sempat lupa karena diawal saya menjelaskan tentang pekerjaan saya dan ditambah lagi dengan jantung yang gak bisa woles. Akhirnya saya coba mengingat kembali, walaupun tidak sesuai dengan yang di websitenya semoga bapak ibu pewawancara memaklumi. Hehe.. Saya juga coba menyebutkan IP aksi tapi lagi-lagi saya lupa hingga saya bekata "Ip aksi apa ya pak?" Ini adalah pertanyaan terkonyol saya. Kemudian pak Sentot bilang, emang kamu tahu apa itu IP Aski? Kemudian saya jawab bahwa IP Aksi itu adalah sebagai pegawai IP apa yang harus kita lakukan agar tujuan dari perusahaan itu tercapai nantinya. Pak Sentot pun mengangguk dan berkata, yaudah gak papa nanti kalau diklat dijelaskan tentang apa IP aksi itu (nah loh). Lalu ditanyakan apa alasan memilih IP, dan saya menjawab karena IP ini merupakan perusahaan yag mapan di lihat dari kebutuhan masyarakat akan listrik kedepannya dan perusahaan ini juga menjanjikan kesejahteraan bagi karyawannya. Pak sentot juga menanyakan dimana saja unit-unit IP, saya pun menjawab di Jawa dan Bali sebagian tersebar di Sumatera. Kemudian pak Sentot bilang, Kalimantan dan Papua juga sedang berjalan loh, kalau di tempatkan di Papua kamu siap? Dengan mantap saya jawab "SIAP PAK!" Trus pak Sentot menjawab, kamu yakin? Udah dapat ijin dari orang tua? Pacar? lalu saya jawab lagi "Ijin dari orang tua sudah pak (padahal belum dings), dan saya belum punya pacar pak. Karena jawaban saya sama dengan peserta setelah saya, pak Sentot pun bilang "Orang medan jomblo-jomblo ya, banyak yang gak laku" Ohhh Tuhan, sedihnya T_T.  Setelah bertanya tentang IP kemudian ibu Astrid dan pak Sentot saling berpandangan dan pak Sentot pun berkata, jadi itu saja yang ingin kami tanyakan, ada yang mau ditanyakan? Kemudian saya bertanya seberapa besar peluang bagi kami apabila kami diterima nantinya untuk mengikuti pelatihan ataupun training. Kemudian ibu Astrid menjawab bahwa apabila nanti kalian diterma kalian akan mengadakan diklat, dimana kalian diberi pelajaran dan pemahaman tentang perusahaan ini selama kurang lebih 2 bulan (kalau saya tidak salah ingat) setelah itu dilakukan pembidangan ke bagian manakah kalian cocoknya ditempatkan. Setelah itu kalian akan disebar di beberapa wilayah di Indonesia untuk mengadakan OJT (On the Job Training) selama kurang lebih 6 bulan. Itu adalah training atau pelatihan pertama kalian, setelah itu dalam beberapa periode kalian akan mengadakan pelatihan. Misalnya selama 5 tahun bekerja kalian dilihat dimana kurangnya, lalu diberikanlah pelatihan agar bisa mengerjakan pekerjaan tersebut. Setelah itu kalian juga akan diberikan pelatihan apabila ingin naik level dan yang terakhir yaitu pelatihan sebelum pensiun nantinya. Lalu saya bertannya lagi apakah ada kenaikan level/ jenjang karir untuk kami yang lulus dari jenjang D3 atau kami harus lanjut studi baru bisa naik level? Dan ibu itu pun menjawab untuk kenaikan level itu semua tentunya akan naik level dan bukan dilihat dari sekolahnya melainkan dari prestasi kerjanya.

Pak sentot pun bertanya, gimana ada yang mau ditanyakan lagi? Karna masih banyak yang ingin saya tanyakan kemudian saya bertanya, Apakah perusahaan akan memberikan beasiswa kepada karyawan yang ingin melanjutkan studinya? Kemudian ibu Astrid bilang, yah tentu saja tapi itu dilihat dari kemampuan pegawainya apakah memang pantas untuk sekolah atau tidak (akan dilakukan seleksi), apa kamu ada rencana untuk sekolah lagi, mau dimana? tanya bu Astrid. Kemudian saya jawab, iya bu saya ada rencana untuk sekolah lagi. Dimana pun saya nanti ditempatkan saya akan mencari informasi tentang kampus terdekat, dan untuk saat ini saya bercita-cita untuk melanjutkan studi di Universitas Indonesia (ini hanya gaya-gayaan sumpah), dan saya tanya lagi biasa untuk jurusan apa ya bu yang dapat beasiswa? Bu astrid menjawab untuk saat ini yang mendapat anggaran itu hanya untuk Teknik dan itu pun dilihat dari kebutuhan dan anggaran perusahaan. 

Sebenarnya masih banyak yang ingin saya tanyakan, tapi saya takut pewawancara merasa tidak nyaman dengan saya. Akhirnya saya sudahilah pertanyaan saya, dan pak Sentot bilang, terimakasih untuk kesediaan waktunya, semoga hasilnya nanti memuaskan ya. Saya pun mengucapkan terimakasih kepada pewawancara sambil memberi kartu test saya untuk ditanda tangani. Bu astrid pun bertanya, jadi ini mau pulang apa balek kerja lagi? Saya mau balek kerja lagi bu. Dengan terkejut bu astrid bilang, loh emang kantor tau? Kamu ijinnya gimana? Saya pun menjawab bahwa selama saya mengikuti test saya selalu jujur dengan atasan. Bu astrid pun mengerti dan berkata mungkin karna atasan kamu gak bisa jamin memberikan jenjang karir disitu kali ya.. Saya pun mengangguk dan tersenyum sambil menjabat tangan pewawancara lalu meninggalkan ruangan.

Keluar dari ruangan kristina bilang saya diwawancara tidak sampai 30 menit, tapi saya lihat di stopwach pewawancara tadi ada sekitar 30 menit lebih beberapa detik. Saya sangat bersyukur wawancara dapat berjalan dengan lancar walupun waktu saya sangat singkat. Karena peserta pertama di wawancara sekitar 50 menit lebih, peserta kedua tidak sampai 30 menit, kristina 50 menit dan kak ningsih sekitar 30 menit juga. Semoga saja cepat lamanya wawancara tidak mempengaruhi hasil. Semoga Tuhan memberikan tempat bagi kami untuk lulus mengikuti Diklat. Amin

Tahap 7 Recruitment Indonesia Power

Setelah 39 hari lamanya menunggu kepastian jadwal ujian lanjutan, akhirnya Senin 05 Desember keluarlah pengumuman baru di web tanpa ada desas desus kabar burung. hihi...Berbagai macam kabar muncul selama masa penantian, ada yang bilang: Recruitment di lanjutkan tahun depan karena ini akhir tahun dan mau tutup buku, Jenjang S1 itu di pisah dengan D3 jadi kemungkinan S1 diutamakan dari pada D3, Hilal gelap karena musim hujan, ahh masih banyak lagi spekulasi yang muncul selama 39 hari ini. Tapi akhirnya pengumuman keluar dan diadakan 3 hari kemudian, syukurnya pada saat pengumuman itu adalah hari terakhir datang bulan (karena lab memeriksa urin bebas dari mens atau H+5 setelah mens). Syukurnya lagi tabungan yang sudah lama dipersiapkan untuk dana emergency masih cukup walaupun antara ada dan tiada. Hehee




Untuk jumlah peserta D3 Medan yang tersisa ada 18 orang lagi dan tersisa 3 orang wanita dari jurusan yang sama (sangat menegangkan). Tapi tak apa, kami harus tetap optimis untuk hasilnya!

Rabu 07 Desember 2016 kami (saya, Kristina, kak Ningsih, Desmon) pun berangkat ke Jakarta. Sampai di Jakarta kami langsung menuju kantor Catrin yang bekerja di Bulog (teman yang baik hati memberikan tumpangan), tapi kami salah fokus karna di samping kantor catrin ada ini, tadaaaa . . . . .

PT Indonesia Power Kantor Pusat
Jl. Jend. Gatot Subroto Kav, 18 Jakarta
Kamis 08 Desember 2016 Pukul 06:30 kami langsung menuju TKP Lab. Parahita Diagnostic Center Jl. Warung Buncit Raya 150, Jakarta. Kami langsung di absen lalu di foto, tanda tangan Absen dan di berikan 2 lembar Form untuk di bawa pada saat pemeriksaan. Sesuai dengan yang ada di pengumuman, yang di periksa yaitu:


Pada saat saya test laboratorium itu urutannya seperti ini:

Pertama
Saat pendaftaran akan di tanyakan jam berapa terakhir kali makan, saya terakhir makan jam 21:00 jadi jam 07:00 harus ambil darah sebanyak 3 tabung (diwajibkan puasa 10-12 jam). Berhubung yang antri pada saat pengambilan darah masih banyak jadi kami diarahkan oleh pihak parahita untuk melakukan Rontgen terlebih dahulu, kami (perempuan) di beri baju pasien jadi harus ganti baju dulu serta bra kawat, kalung dan logam-logam lainnya harap dilepas karena bisa mempengaruhi hasil Rontgen. Setelah itu kami membusungkan dada ke sebuah layar untuk di scan.

Kedua
Melakukan pengambilan darah sebanyak 3 tabung (bebas tangan kiri/kanan), setelah selesai pengambilan darah kemudian diberikan tabung tempat penampungan urin. Tips sebelum menampung urin itu, sebelumnya kita harus banyak minum air putih supaya urin bersih. Pada saat penampungan urin, urin pertama dibuang dulu lalu ditampung sisanya. Begini penampakannya


Sangkin bening nya peserta lainnya nanya, Mbak itu urin ya? Kok bisa bening gitu ya? Padahal mereka gak tau kalau kami bawa minum 1 liter, syukurnya Parahita juga menyiapkan dispenser jadi kami dalam waktu satu jam bisa minum 1-2 liter dan kami pun tidak tau tujuan urin bening itu untuk apa, biar kelihatan sehat aja sih. Haha..

Ketiga
Kami melaksanakan Treadmill, sebelum melakukan Treadmill kami ditempelkan beberapa alat di dada ada sekitar 10-15 penjepit yang ditempelkan. Kemudian diberikan arahan untuk melaksanakan Treadmill. Treadmill akan dilaksanakan selama 9 menit 30 detik, dimana dalam selang waktu 3 menit diberikan kecepatan yang berbeda. 3 menit jalan santai, 3 menit jalan cepat, 3 menit lari, 30 detik pengalihan dari lari hingga kembali ke jalan santai. Sebelum treadmill tensi juga di ukur, pada saat itu tensi saya 120/80 (normal) kemudian disuruh berjalan, jalan cepat hingga lari. Saya ingat dokternya bilang "kamu orangnya cemasan ya? ini udah mau capai target loh, cepat banget capeknya" Lalu saya berdoa dalam hati dan mencoba santai sampai dokternya bilang "Nah gitu dong, udah normal lagi. Masih sanggup kan?" Saya ingat ditanya 3x "Masih sanggupkan?" Sepertinya mereka meragukan saya T_T Selesai treadmill kemudian saya di tensi ulang. Pada saat itu tensi saya 130/90 (katanya sih normal) dan ada tulisan 108 bpm disitu. Selesai Treadmill kami disuruh melepaskan alat dan dokternya bilang selamat yaa (entah selamat apa). Oia selesai treadmill kami diberi handuk kecil dan makan oleh Parahita, terimakasih parahita. *FYI Semakin lama Treadmill semakin bagus pula hasilnya.

Keempat
Setelah selesai makan kami kemudian test Audiometri. Kami masuk ke dalam sebuah ruangan, di dalam ruangan akan ada earphone (yang biasa di warnet) dan juga tombol. Kami diberi instruksi apabila mendengar suara tiit tiit tiiiiiit tiiiit (begitu kira kira) maka tombol ditekan. Ketika masuk ke dalam ruangan kedap suara itu memang suara apa pun tidak akan kita dengar lagi dan tips untuk mengikuti audiometri jangan kelaparan dan jantungan! Karena kalau kelaparan yang kita dengar pasti suara perut sendiri dan kalau jantungan pasti suara jantung kita akan kedengaran sekali. Pada saat test saya tidak jantungan anehnya suara jantung saya bisa kedengaran akhirnya saya sadar ternyata saya masih hidup *krik krik. Saya hanya 3 detik di dalam ruangan kedap suara itu dan hanya mencet tombol sekitar 6 kali. Saya bingung (padahal masih mau mencet mencet lagi). Teman saya juga bingung karna dia jauh lebih lama dari pada saya, dia bilang mungkin karna sasaran mu tepat pas bunyi langsung tekan jadi gak perlu lama lama. Lalu saya jawab, mungkin saya kurang tepat karna di awal saja sudah gak dengar jadi untuk apa dilanjut lagi (biasa manusia) hahaa... Tapi karna kami penasaran kami bertanya ke petugas apakah pendengaran kami normal? Dia bilang normal-bormal aja kok (Puji Tuhan). Petugasnya pun bertanya jam berapa terakhir makan, kami pun menjawab jam 10:15, petugasnya bilang untuk pengambilan darah selanjutnya jam 12:15 (2 jam setelah makan).

Kelima
Setelah 2 jam berlalu kami pergi ke ruangan pengambilan darah untuk ambil darah kedua setelah makan. Syukurnya yang ini hanya 1 tabung saja. Gak ada sakit apa-apa waktu pengambilan darah. Hanya sakit-sakit enak kok, tapi tangan bisa begini adanya dan 3 hari lamanya.


Setelah semua tahap dilewati maka sudah dipersilahkan pulang. Waktu pemeriksaan saya dari jam 08:00 s.d. 15:00, lama bukan? Yaa, karena kami semua saling tunggu-menunggu. Hahaha

Setelah lab berakhir saatnya balas dendam!!!

Rabu, 28 Desember 2016

Membaca Tanda

Berhubung jadwal untuk test selanjutnya belum ada di umumkan, saya dan kristina berniat mempersiapkan diri untuk test selanjutnya seperti persiapan wawancara dan lab nantinya. Dari informasi yang saya dengar di kaskus dan pengalaman-pengalaman yang sudah test, untuk test selanjutnya akan diadakan di pusat (Jakarta). Jadi jauh- jauh hari peserta yang sudah dinyatakan lulus test fisik harus memperiapkan diri baik dari segi kesehatan maupun dana untuk mengikuti test selanjutnya. 

Kamis, 03 November 2016 jadwal belum juga keluar. Tiba-tiba ada yang membuat saya resah. Kemudian saya menghubungi Kristina dan kak Ningsih untuk mengungkapkan keresahan hati saya ini. 

        

Yaa, bagaimana kalau sampai di Jakarta nanti kami akan berhalangan, kami harus menunggu sampai selesai bisa-bisa 4-5 hari lagi untuk pengumpulan urine. Ahh, tidak bisa dibayangkan!

Selesai pembicaraan itu saya kembali melanjutkan pencarian tips-tips wawancara. Lumayanlah dapat beberapa informasi sebagai bahan referensi. Ketika buang air kecil saya terkejut seperti ada tanda-tanda kedatangan tamu yang di harapkan, tapi ahh pikir saya nanti sama seperti kemaren karena beberapa hari yang lewat selama 3 hari sering terjadi flek darah pada saat saya buang air kecil, dan dari hasil pencarian saya itu disebabkan kelelahan dan stres tapi sekarang sudah tidak lagi dan saya mengabaikannya saja, karena nanti kalau semakin dipikirkan bisa jadi penyakit. Haha...

Pulang kantor perasaan saya mulai tidak enak seperti keram di perut dan Puji Tuhan ternyata betul Pagi ini (Jumat, 04 November 2016) Tamu yang di harapkan telah datang. Jadi kalau menurut feeling saya minggu depan sepertinya akan ada panggilan untuk test selanjutnya (feeling sih). Hehee... Semoga saja ini tanda untuk saya bisa lulus.

Teringat tadi malam, saya belajar latihan wawancara lagi dan membuat catatan-catatan pertanyaan yang biasa ditanyakan saat wawancara kerja. Berhubung saya sudah lelah saya akhirnya tertidur pukul 21:15. Ketika tidur saya bermimpi saya sedang mengikuti briefing diklat yang diadakan tidak jauh dari rumah saya di Parapat. Pada saat ingin berangkat saya minta ijin ke pembina untuk kembali ke rumah mengambil persiapan saya selama 2 minggu untuk wajib militer (wajib militer di mimpi saya ini diadakan berdasarkan kemauan sendiri dan pemerintahlah yang menyeleksi apakah layak untuk mengikuti wajib militer). Pembina pun memberi ijin untuk kembali kerumah mengambil perlengkapan, saya ingat betul saya pergi bersama teman saya Novida (teman dari SD sampai sekarang). Betapa terkejutnya saya melihat rumah penuh dengan orang-orang dan melihat bapak terbujur kaku diatas tempat tidur, saya sangat sangat terkejut. Kemudian tulang (saudara laki-laki mama) saya bilang "Udah kau siapakan air mata mu kan? Nangislah..." tapi anehnya saya tidak bisa menangis, saya langsung pergi ke samping bapak dan membuka kain yang menutupi tubuh bapak dan berdoa "Tuhan terimaksih Engkau telah memanggil kembali bapak untuk pulang dengan tenang, tolong sampaikan ke bapak aku gak bisa ngawani bapak sampai ke peristirahatan terakhirnya karena aku mau pergi diklat. Amin" Lalu saya tutup kembali tubuh bapak dengan kain, bergegas pergi ke kamar untuk mengumpulkan barang-barang yang akan saya bawa diklat. Kemudian saya pamit ke mama untuk diklat, anehnya waktu saya melihat ke arah bapak mata bapak terbuka tapi masih dengan keadaan lemas. Kemudian saya mendekati bapak dan berkata pak maaf aku gak bisa antar bapak, aku mau diklat. Bapak pun bilang "Iya gak papa, udah tercapai cita-cita mu kan? Berangkatlah, semangat dan jaga kesehatan" dan mimpi saya pun tamat sampai disitu. Ketika bangun saya tidak menangis seperti biasanya, saya langsung pergi ke kamar mandi karena sudah sangat kebelet pipis, saya ingat tadi malam saya sudah ingin pipis tapi karena mata terlalu mengantuk saya ketiduran. Hahaha..

Setelah selesai, saya bangkit dari kubur ehh tidur dan berdoa. Saya ingat sebelum test kesehatan saya juga 2 kali mimpi buruk. Pertama saya terlambat datang ke lokasi test dan kedua saya tidak ada baju untuk test semua teman-teman tidak ada yang perduli, sampai sampai saya pinjam baju pun tidak di kasih dengan alasan "aku gak suka baju ku di pake orang lain". Haha... Memang aneh. Tapi Puji Tuhan saya masih di berikan kesempatan untuk lanjut test. Semoga mimpi tadi malam juga sebagai tanda bahwa saya akan lulus seperti yang kata bapak "CITA-CITA MU SUDAH TERCAPAI KAN?".

Masih menunggu.

Sekian~

Tepar !

Rasanya malam ini sangat aneh, cuaca dingin dan badan mulai menggigil. Apa iya karena Ac di ruangan serba guna tadi? Mungkin iya, karena saya selalu bermasalah dengan Ac dan suhu dingin. Ditambah lagi suhu badan saya 37,5 derajat celcius. Hahhh... Hari ini rasanya sangat melelahkan sekali. Sepertinya saya butuh istirahat lebih lagi terkhusus untuk hati dan pikiran saya. 

Sembari beristirahat saya cek grup telegram Rekrutmen PLN. Wuahhh, sepertinya ramai sekali bung membicarakan pengumuman. Saya akhirnya nyimak di grup aja karena belum berminat ngunjungi web dan pasti server down. Malam pun semakin malam membuat saya semakin tepar dan tak tertahankan lagi. Akhirnya saya memilih untuk menyudahi malam ini dan melihat pengumuman besok pagi saja. Sebelum saya tidur tiba-tiba ada pesan line yang masuk menanyakan apa sudah pengumuman (ahhh, dia sangat perhatian sekali. hahah), kemudian saya balas seadanya karena saya memang betul-betul sangat lelah dan sudah tak kuase.

Pagi hari saya bangun dengan malas-malasan, saya merasa dingin luar biasa dan malas untuk beraktifitas. Tapi kalau mau malas-malasan mau makan apa? Pikir saya dalam hati. Hahaa... Kemudian saya mandi dan pergi ke kantor, di perjalanan saya masih semangat walaupun sedikit kedinginan. Sampai di kantor saya langsung sarapan dan cek web PLN, dan Puji Tuhan masih diberikan kesempatan untuk mengikuti test. Berikut penampakannya


Disana ada pendatang baru yaitu Isaac dan Jepta (teman satu jurusan), oia saya ingat Jepta pernah bilang "Aku juga coba PLN, nanti kalo dekat-dekatan kita Jangan mencontek kau ya!", Maklumlah dia lahirnya kurang umur. Haha.. Dan tidak ketinggalan masih senantiasa ada kristina disana. Ujian pun di jadwalkan Selasa, 8 November 2016.
Ada banyak ketentuan disana, syukurnya saya sudah memiliki pengalaman dia awal tahun kemaren jadi sedikit banyaknya saya sudah bisa menggambar situasi hanya tinggal mewarnainya saja. Hahaha.. Oia baca juga kisah ku selama mengikuti Recruitment PLN Disini Disana dan Disitu

Setelah itu saya kembali dengan pekerjaan saya, beberapa jam kemudian saya dapat pesan masuk di Line dari peserta Test Fisik IP yang memberi kabar baik, yaitu: Jreng jreng jreng . . . . 


Entah dari mana asal kabar gembira ini walaupun gambar nya pecah tapi membuat jiwa dan raga sedikit bergejolak. Ternyata tidak meleset dari yang saya harapkan, walaupun dicek saat demam ternyata saya di anggap fit disana. Kemudian saya membagikan kabar gembira ini ke peserta lainnya. Tapi kak Betti belum berejeki, tetap uyeah kak!

Belum ada jadwal mengenai test selanjutnya, semoga test selanjutnya nanti bisa berjalan dengan baik dan hasilnya juga memuaskan.  "Tidak ada usaha yang sia-sia" Just Believe and Do it!

Tahap 6 Recruitment Indonesia Power

Seperti yang telah di jadwalkan, hari ini adalah jadwal test fisik yang diselanggarakan di Universitas Sumatera Utara Fak. Psikologi Gedung V Lantai 2. Puji Tuhan pagi ini tidak terlalu stres dan jantungan. Saya sampai di lokasi ujian pukul 07:30, saya dan kristina langsung menuju ke TKP. Ternyata sudah ada beberapa peserta yang sampai di TKP, satu diantaranya adalah Kak Betti (teman satu kelompok LGD). Spontan yang pertama saya tanya yaitu lingkar perut, berat dan tinggi badan. Hahaa... Sampai-sampai kak Betti bilang "Ahh, udahlah jangan ditanya!" Kebetulan kami memiliki postur tubuh yang hampir sama. 

Setelah menunggu beberapa menit, kami dipersilahkan untuk masuk ke ruang serbaguna. Alamakjang! Bukan main dingin nya, ruangan langsung di tutup dan kami pun merasa sedang berada di lemari es. Saya dan kristina berulang kali keluar masuk kamar mandi karena dingin nya ruangan demikian juga dengan peserta lainnya.

Setelah semua peserta masuk ruangan dengan dress code "Pakaian Olahraga", pihak Parahita kemudian memberikan instruksi tentang form yang akan di isi. Pada form Parahita di lembar pertama itu di isi oleh peserta, form Parahita lembar kedua dan ketiga di isi oleh pihak Parahita sebagai hasil test fisik, lembar keempat dan kelima form Indonesia Power di isi oleh Peserta disertai dengan Foto peserta dan Materai. 

Setelah selesai pengisian form, peserta akan di cek sesuai dengan urutan pengembalian form data diri. Pertama akan di cek berat badan, tinggi  badan, lingkar perut, suhu badan, denyut nadi. Pada saat test saya ingat hasil test saya berat badan 63 kg, tinggi badan 164 cm, lingkar perut 75 cm, suhu badan 37.5 (demam, haha), denyut nadi 100. 

Kemudian dilanjut test mata, saya belum pernah lihat alat nya karena kata pihak Parahita itu adalah alat terbaru yang lebih akurat (ntah lah ya). Tapi setelah saya cari cari di google memang alatnya tidak ada contoh nya. Hehe.. Hingga keluar lah hasilnya mata kanan 1,75 kiri 0,25. Bapak petugas yang cek pun bertanya "Sebelum nya pernah periksa mata atau cek mata?" Saya jawab "Belum pak" trus bapak itu bilang lagi "Kamu lulusan Politeknik ya? terakhir kuliah masih bisa lihat papan tulis?" saya jawab "Masih sangat jelas pak, saya juga sering lihat running text di metro tv dari jarak jauh dengan satu mata secara bergantian. Saya masih bisa lihat jelas kok pak" Kemudian angka yang dituliskan tadi di lingkari kemudian di beri garis. Tapi bapak itu bilang mata kiri saya sudah silindris -0,5 dan kalau di cek dari kejauhan berapa gitu mungkin akan kelihatan. Tapi ini belum berpengaruh dan di abaikan saja. Ada banyak hasil yang keluar dari alat tersebut jadi saya tidak bisa pastikan berapa minus mata saya, tapi saya yakin tidak ada minus hanya ada silindris itu saja.

Selesai cek mata dilanjut lagi dengan cek seluruh fisik, buta warna, tensi, gigi, amandel dkk. Disini test nya ditutupi oleh tirai ajaib dan juga penuh rahasia, untuk info selanjutnya bisa japri saja. hehe

Semua tahap telah selesai dan form yang saya isi tadi pun diberikan oleh dokter ke saya untuk di kembalikan ke pihak Parahita.  Sekilas saya lihat ada stabilo hijau di form data diri saya (yang saya tahu dari grup telegram kalau diberi stabilo hijau lulus, orange tidak lulus). Dengan sangat terkejut saya keluar dari bilik lalu memperlihatkan ke teman-teman yang sedang menunggu jadwal di eksekusi. Saya sepertinya terlalu percaya diri dengan hasil test saya. Padahal itu belum memastikan saya akan lulus ke tahap selanjutnya. Karena seluruh hasil test diserahkan kembali ke Indonesia Power dan merekalah yang memutuskannya.

Setelah semua peserta selesai di test, pihak Parahita memberikan informasi bahwa pengumuman akan keluar sore hari nya di tempelkan di depan ruangan, di sms, dan di web. Tapi hingga saat ini (Pukul: 17:18) pengumuman belum juga keluar. Mungkin kami disuruh harus lebih bersabar lagi, semoga hasilnya nanti yang terbaik. 

Selasa, 27 Desember 2016

Kabar Baik untuk Pribadi yang Lebih Baik

Setelah tadi malam saya kesusahan untuk tidur karena memikirkan sesuatu hal yang tidak penting, akhirnya saya memutuskan untuk menutup mata dan fokus kan pikiran apabila saya dinyatakan Lulus nanti sampai tahap wawancara. Dalam imajinasi saya, saya di wawancarai oleh pihak IP dengan mantap saya menjawab pertanyaan dari si pewawancara. Ada sekitar 3 pertanyaan yang berhasil saya imajinasikan dan saya jawab di dalam imajinasi saya itu. Hingga akhirnya lambat laun saya lupa dengan apa terjadi dan tertidur dengan lelap. Sebelum tidur saya selalu berharap mendapatkan mimpi atau tanda dari Tuhan. Tapi hasilnya tidak pernah ada. Yah, tidak apa lah.

Pagi hari yang cukup sejuk, sebelum saya beranjak dari tidur saya berdoa kemudian berkaca dan tersenyum (harus selalu dilakukan untuk meningkatkan kepercayaan diri). Dengan penuh semangat saya mandi, berpakaian, dan kembali berkaca dengan senyum hingga akhirnya saya melihat ada tawa di wajah saya karena melihat tingkah konyol saya (saya sempat berpikir apa saya mulai gila) kemudian saya bicara dengan diri saya di dalam kaca "Kau harus tersenyum jun, semangat jun!" karena mulai merasakan hal yang aneh saya langsung bergegas pergi ke kantor. Hahaa

Di perjalanan saya selalu berimajinasi tentang hal-hal yang menarik sambil memandangi sekitar. Mata saya tertuju kepada seorang penumpang di angkot dengan lahap nya memakan roti panas dan minum susu coklat. Saya heran, anak gadis sekarang bisa kenyang hanya sarapan pagi seperti itu beda dengan saya. Huuuh!!!

Sesampai di kantor saya ucapkan "Selamat Pagi Pak. . ." Kemudian saya menyiapkan diri saya, tapi entah kenapa hari ini saya merasa tenang dari sebelumnya. Saya minum susu *iklan naga untuk menambah semangat pagi ini. Dilanjut dengan sarapan nasi gurih *disponsori oleh kantor, saya terkejut karna isinya yang lagi di jaga semua: Nasi berlemak, Telor, Tempe, Taucho, dkk. Saya pikir kalau makan sedikit dan hanya sekali mungkin tidak apa-apa, kan sayang buang-buang makanan. Sesuap dua suap saya masih lahap memakannya. Tiba-tiba handphone saya berbunyi yang membuat mata saya melotot dan jantung saya terpacu dengan cepatnya. Alangkah senangnya hati ini dengan apa yang saya lihat pagi ini.


Puji Tuhan, ini adalah kali pertama saya lulus sampai tahap Psikotest. Sebelumnya saya kalah test Psikotest saat rekrutmen PLN. Membayangkan selama test si pewawancara sepertinya tidak tertarik dengan saya, hitungan koran tidak stabil, gambar orang dan pohon yang tidak terlalu bagus (tapi dibalik ini semua saya sudah berlatih beberapa hari sebelum ujian di mulai). Saya mulai gemetaran dan tidak selera makan (susah senang selalu begini, haha). Saya jadi meng-AMIN-kan "Tidak ada usaha yang sia-sia".  Beberapa hari sebelum ujian saya memang selalu melatih kemampuan saya dalam menggambar dan menghitung koran. Saya cetak beberapa halaman hitungan koran dalam kertas HVS kemudian saya latih hampir tiap malam dengan maksud terlatih dengan perhitungan nya. Karena yang saya baca bukan hanya kecepatan saja yang di nilai ketepatan menghitung juga diperlukan. Sejauh yang saya ingat memang sewaktu hitungan koran saya cukup jantungan sampai keringat dingin. Saya juga merasa pesimis karena hitungan koran saya tidak terlalu stabil. Pada saat saya wawancara juga tergolong cepat yang membuat saya sedikit tenang yaitu membaca postingan di kaskus dengan pengalaman yang sama, seorang karyawan IP bilang "Saya juga diwawancara cepat, cepat lama nya wawancara itu tidak mempengaruhi hasil. Kalau si psikolog sudah dapat apa yang dia mau untuk apa di wawancara lama-lama?".


Ditambah lagi hasil LGD yang tidak selesai (sampai point ke-4). Sepertinya saya satu diantara orang-orang yang beruntung itu. Saya tak henti-hentinya bersyukur, tak jarang mata saya basah karena mengingat kebaikan Tuhan.

Kamis, 27 Oktober 2016 adalah jadwal Test Fisik di Universitas Sumatera Utara, Fak. Psikologi, Gedung V Lantai 2 Ruang Serbaguna. Saya sangat berharap semua dapat berjalan lancar sesuai dengan harapan saya. Semoga segala usaha yang sudah saya siapkan berbuah manis nantinya dan bisa membuat kedua orang tua saya bangga. Tunggu kabar dari boru mu ini pak ma. Everything's Gonna Be Oke!

Spekulasi

Selasa, 19 Oktober 2016

Mulai muncul Spekulasi anak bangsa yang nasib nya digantung oleh IP. Wkwkwkkk


Kristina bilang, mungkin kita cadangan makanya gak di umumin. 

Ada yang bilang, mungkin pengumuman kita keluar bersamaan dengan Batch IV.

Ada yang menanyakan masalah TB, BB, BMI, LP, Tensi, Gigi, Ambeyen, dll.

Ada senior bejat yang ngajak makan BPK, memang senior yang satu ini agak kurang ajar mendukung tapi menjatuhkan. Yang benar dong, udah capek capek makan buah, minum susu, olahraga di ajak makan BPK lagi! 

Masih banyak lagi spekulasi yang muncul akibat status yang digantung, sampai-sampai semua postingan saya juga digantung (belum di posting hingga hari ini) karena memang saya akan posting sampai hasil akhir nya kelihatan.

Tapi saya lebih memilih membaca-baca blog dan curahan hati para calon pegawai. Tidak lupa berdoa juga, semoga semua para peserta di beri rejeki yang sesuai. Satu hal yang tak bisa saya hilangkan yaitu kebiasan berimajinasi hal-hal yang tidak penting. Apalagi di perjalanan sepulang dari kantor menuju kost, disitu imajinasi saya sangat-sangat parah. Kadang tanpa saya sadari saya tertawa kecil, mungkin ini penyebab kekalahan saya di Psikotest PLN yang lalu "KELAINAN JIWA". Haha

Sedikit imajinasi saya terkait dengan IP ini... 
Saya sempat baca berita bahwa Bapak Presiden Jokowi akan mengadakan program 35000MW PLN dari Sabang sampai Merauke. Saya berangan-angan ingin sekali di tempatkan di Merauke, karena saya ingin jauh dari dunia modern, saya ingin meninggalkan kemewahan dunia ini, melihat seperti apa kehidupan masyarakat disana, dan banyak lagi. Saya sempat berpikir kalau ditempatkan disana, di hari libur saya ingin explore beberapa tempat dan ingin membuat relasi dengan masyarakat disana. Sampai saat ini saya belum memiliki ide apa yang akan saya kembangkan disana, tapi besar harapan saya kalau Tuhan mengijinkan saya ingin membuat perubahan kecil yang bermanfaat bagi orang-orang disana. Saya ingin mengabdikan diri saya disana atau dimana pun Tuhan tempatkan. Sepanjang saya memikirkan hal ini saya selalu merasa dekat dengan kata "Lulus" walaupun ada rasa takut "Terlalu ambisi" tapi saya percaya bahwa Tuhan senantiasa membantu dan selalu dengar Doa ku. 

Semoga pengumuman segera keluar dalam minggu ini dan saya mendapatkan hasil yang terbaik. Saya akan berjanji menjaga kesehatan dan hati saya. Karena hati yang gembira adalah obat.

Selamat berbahagia!  

Tahap 4 dan 5 Recruitment Indonesia Power

Selasa, 04 Oktober 2016

Pengumuman jadwal LGD (Leaderless Group Discussion) dan Wawancara Psikologi akan diumumkan pagi ini pukul 08:00. Pagi itu beginilah kondisi papan pengumuman Fak. Ekonomi USU.


Belum ada tanda-tanda kehidupan, dan jumlah peserta ujian pun semakin banyak karena peserta yang ujian hari 1 dan 2 semuanya datang untuk cek jadwal ujian lanjutan. Tapi syukurnya panitia langsung membedakan pengumuman peserta yang ujian di hari berbeda. Jadi sedikit demi sedikit peserta pun semakin berkurang karena jadwal ujiannya bukan hari ini, dan saat nya beraksi untuk sampai di bagian terdepan papan pengumuman. Akhirnya, kristina maju ke depan untuk melihat nama kelompok LGD.


Saya ada di Nomor 28, kristina 29 tapi dikelompok yang berbeda. Saya kelompok 4 (sayangnya bukan 3) dan kristina kelompok 5. Dalam satu kelompok dibagi 6-7 orang peserta dan di kelompok 4 saya punya teman namanya: Valentino, Wasmen, Arjudus, Betti, Christian, Dian, Junita (diurutkan berdasarkan urutan nama di pengumuman). Halo teman-teman, semoga kita lulus! Hihiii...

Panitia pun mulai memanggil nama-nama peserta LGD untuk masuk ke ruang Aula dan dipersilahkan untuk duduk sesuai dengan kelompoknya masing-masing. Setelah itu mentor/ psikolog akan meberikan lembaran kertas. Lalu kita disuruh untuk mengisi Nama, Nomor Test, Waktu, lokasi test, dll di kertas tersebut. Setelah selesai mengisi biodata, kemudian psikolognya memberikan aturan dalam diskusinya yaitu sebelum melakukan diskusi ini masing-masing peserta akan dipersilahkan untuk membaca dan mengurutkan point-point dari topik yang akan di bahas selama 10 menit. Ada pun topik yang dibahas yaitu: Sebagai seorang pelamar kerja tentu kita memiliki faktor pendorong dalam meningkatkan semangat bekerja. Penelitian mengemukakan ada 10 faktor pendorong pekerja untuk semangat bekerja, yaitu:
1.   Upah yang besar
2.   Pimpinan yang baik
3.   Lingkungan yang menyenangkan
4.   Visi dan misi perusahaan
5.   Promosi dan pengembangan
6.   Lupa
7.   Lupa
8.   Lupa
9.   Lupa
10. Lupa
Maafkan saya teman-teman, apa daya saya cuman ingatnya segitu.

Dalam waktu 10 menit kita disuruh untuk mengurutkan sendiri berdasarkan pendapat kita masing-masing, setelah itu ibu psikolog akan memberikan aba-aba untuk melakukan diskusi yang dilakukan selama 40 menit. Diskusi pun dimulai, dari yang saya baca (pengalaman-pengalaman para sepuh) kita diharapkan aktif yang berkualitas jangan terlalu aktif dan jangan terlalu pasif (teman-teman bisa baca di kaskus atau blog yang sebelumnya saya bagikan) . Tapi yang saya ingat saat itu saya terlalu mendominasi di kelompok karena terlalu aktif (mudah-mudahan saya lulus).

Setelah selesai berdiskusi kami tidak sadar waktu sudah habis dan point yang sudah terurut itu masih 4 point, dan selebihnya belum selesai. Kami heran dan planga plengo satu sama lain kebingungan, dan ibu psikolognya dengan senyum manis berkata "ya sudah, tak apa-apa dikumpul aja". Hati kami pun semakin kacau balau dan hancur, kami adalah kelompok pertama yang keluar dari ruang aula, setelah kami keluar kelompok kristina menyusul keluar dan saya langsung tanya apa pembahasan mereka selesai? Ternyata kelompok mereka selesai dan kelompok mereka banyak mengalah saat berdebat makanya cepat selesainya. Tiba-tiba senior saya yang satu kelompok dengan kristina bilang "Itu gak masalah, sebelumnya kakak juga pernah ikut dan pembahasannya juga gak selesai tapi ada satu kelompok kakak yang masuk" setidak nya 0.01% semangat saya jadi bertambah. Yah tak apalah, toh yang saya baca dari pengalaman para sepuh, itu di nilai bukan dari hasil kelompok tapi dilihat dari kepribadian kita masing-masing, seberapa aktifkah kita dalam satu kelompok apakah kita mudah di goyahkan atau tidak, dll. Setelah selesai kami dipersilahkan untuk menunggu di panggil wawancara psikolog, hari itu memang sangat-sangat melelahkan. Tapi harus tetap kuat dan semangat!

Menjadi peserta yang terakhir di panggil tidak masalah bagi saya, pada hari itu saya di wawancara pukul 13: lewat berapa gitu. Setelah masuk ruangan saya masuk dengan tersenyum dan dipersilahkan duduk, kemudian saya duduk (tanpa menyalam si psikolog) saya lupa bertanya sama teman sebelumnya harus disalam atau tidak (pertama kali) haha.

Kemudian ibu psikolog yang bernama (LUPA) memperkenalkan diri dan mengucapkan selamat telah berhasil lolos sampai tahap ini. Kemudian untuk mencairkan susana ibu itu minta saya memperkenalkan diri secara singkat, dan inilah yang saya katakan:
*Tanpa jantugan
Perkenalkan nama saya Junita Margareth Butarbutar, saya berusia 21 tahun, saya anak ke 3 dari 5 bersaudara. Saya sekarang sudah lulus tahun semalam tanggal 20 Oktober 2015 (bentar lagi anniv loh *dalam hati). Saya mempunyai motivasi untuk membahagiakan orang tua saya, dan kedua orang tua saya masih hidup. 

Platangtangtang. . . . 

Tiba tiba saya tersadar setelah ibu psikolongnya bilang, udah itu aja? dengan polosnya pun saya menjawab "Iya bu"

Haloooooo!!!! Itu perkenalan seperti apa? Untung ibu psikolognya gak bilang, ini bukan acara dangdut academy atau pun pencarian jodoh nak. Hati saya begitu hancur karna saya  betul betul memperkenalkan diri dengan cara yang bodoh. Tidak ada makna yang bisa dipetik dari perkenalan tersebut T_T

Kemudian ibu psikolog dengan coolnya melanjutkan pertanyaannya tanpa merasa ada yang aneh. Pertanyaan lainnya pun muncul dari hasil psikotest tertulis yang diadakan di hari sebelumnya, yang paling utama adalah tentang 20 pernyataan siapa aku. Setelah itu masuk tentang pekerjaan (kebetulan karna saya sudah bekerja) masalah apa yang sering terjadi di pekerjaan, apa yang membuat anda merasa jenuh, apa yang sering membuat anda marah (saya terdiam) karna saya orangnya jarang marah, hahaha.. Kemudian ditanya apa alasan masuk IP jawaban saya sangat sederhana sekali "Karena memiliki jenjang karir, dan memberikan kesejahteraan kepada karyawannya". Saya bingung untuk jawab apa, saya kurang referensi dan terlalu percaya diri saat wawancara. Saya takut untuk menghafal jawaban-jawaban saat wawancara, karna apabila ditanya kembali pasti saya tidak bisa jawab. Jadi saya memilih tenang dan menganggap bahwa itu adalah percakapan biasa, yaahh mungkin saya terlalu sepele. Sampai akhirnya wawancara pun selesai, saya masih bengong dan ibu psikolog pun berkata "Ada apa? Kok wajahnya seperti bingung gitu? Ada yang mau ditanya?"
Jujur dalam hati saya mau bilang "Bu, saya di wawancara kok sebentar ya? Perasaan tadi teman-teman saya setengah jam semua, saya kok 15 menit ya bu? Bu, tanya lagi dong bu. Saya pengen masuk IP nih, tahun ini saya harus merantau bu, Tolonglah bu *sambil nangis" Wkwkwkkk..

Selesai wawancara saya keluar ruangan dan heran kenapa masih banyak orang diluar, saya kan peserta terakhir? Ternyata itu peserta shift 2, saya kira teman-teman tadi nungguin saya selesai dan memberikan surprise. Haha

Diperjalanan pulang saya terbayang-bayang kenapa saya diwawancara dengan cepat. Saya ingat tadi ada teman satu kelompok yang minta kontak saya kebetulan beliau alumni stambuk tua, hahah "Bang Chistian" saya tanya sama beliau kenapa saya diwawancara dengan cepat. Dia pun menjawab itu bukan cepat, tadi abang juga rasa cepat kali wawancaranya, makanya abang tanya tadi ada berapa menit abang diwawancara. Di dalam memang watunya kayak singkat kali" *Itulah logat bataknya. Sedikit lega mendengarkan kata-kata bang christian, mudah-mudahan juga begitu.

Pihak PPM juga bilang pengumuman akan dikeluarkan sekitar 2 minggu lagi, dan disarankan untuk rajin-rajin cek Web IP jadi istilahnya digantung lagi deh hubungan ini.

Mudah-mudahan di postingan selanjutnya saya membawa cerita sukacita. BYE!


NB: Ditulis Jumat, 14 Oktober 2016 Pukul 14:53  

Tahap 3 Recruitment Indonesia Power


Walaupun tadi malam ada yang gantung, tapi yahh sudahlah. Mari kembali Fokus!!! (*Ehh ada apa ini?)

Senin, 03 Oktober 2016

Diadakan ujian Psikotest tertulis di lokasi yang sama.  Kali ini nomor bangku saya no 31 dan Kristina 32 (masih selalu berdekatan, dan semoga sampai akhir) hihi


Ujian dimulai pukul 08:00 dan diawali dengan "Mati lampu" haha. Walaupun agak sedikit random tapi ujian tetap berjalan dengan lancar.  Ujian ini juga dibagi atas beberapa tahap, diantaranya:

Tahap 1
Terdiri dari 40 soal tentang pengetahuan umum. Kenapa ada lagi pengetahuan umum? Coba tanya PPM Manajemen langsung. Haha... Pertanyaannya ada beberapa yang sama dengan soal Pengetahuan Umum PLN tahun 2016. Contohnya :
-  Visa adalah...
    a. Mata Uang    b. Buah-buahan     c. Bangunan       d. Surat ijin masuk suatu Negara
-  Klarinet adalah......
    a.  Mainan anak-anak     b. Pedang       c. Alat Musik         d. Alat tulis
-   Dior adalah nama......
     a. Semacam Sutera     b. Ahli Negara      c. Pencipta Mode       d. Pemberontak 

Tahap 2
Kita disuruh menuliskan 20 tentang Siapa Kita?
Ini tidak ada kaitannya dengan tampilan fisik seperti: Cantik, tampan, rambut berombak, mata segitiga, bibir tirus, dll. Ini tentang apa yang ada dari dalam diri kita.
Setelah itu kita akan menjawab 5 soal diantaranya:
  1. Saya merasa (Puas, Agak Puas, Cukup Puas, Kurang Puas, Tidak puas) terhadap......
    Alasannya. . . . . . .
    Kita disuruh untuk memilih penilaian kita terhadap apa yang kita sukai dari 20 pernyataan tadi.
  2. Saya merasa (Puas, Agak Puas, Cukup Puas, Kurang Puas, Tidak Puas) terhadap......
    Alasannya . . . . . . .
    Kita disuruh untuk memilih penilaian kita terhadap apa yang kita tidak sukai dari 20 pernyataan tadi.
  3. Saya betul-betul lupa yang ini (maafkan daku).
  4. Point terhadap diri sendiri. Disini akan di berikan anak tangga dari tangga 1 (rendah) - 10 (tinggi). Kita disuruh untuk menempatkan diri kita di point berapa kita pada masa lampau, masa kini dan harapan kita di masa yang akan datang. Saya ingat saya meletakkan di anak tangga no 3 di masa lampau, nomor 6 di masa kini, dan di nomor 9 dimasa yang akan datang.
  5. Harapan pada 5 tahun yang akan datang (secara singkat).
Tahap 3
Test Kraeplin yaitu hitung koran dengan metode dari bawah ke atas.

Tahap 4
Pada tahap ini juga terdiri dari beberapa Point yaitu:
  1. Wartegg Test
     Ada 8 kotak dan kita disuruh untuk melanjutkan gambar yang ada di dalam kotak tersebut
  2. Menggambar Pohon (menyebutkan nama Pohon)
  3. Menggambar Orang
  4. Mendeskripsikan orang yang digambar, dan akan diberikan beberapa pertanyaan.
    Seperti:  Aktivitas dari orang yang digambar, umur, pekerjaan, kepribadian, dll)
  5. Penilaian terhadap diri sendiri (Menyebutkan 3 kelebihan dan 3 kekurangan).
Tahap 5
Memilih pernyataan yang sesuai atau mendekati dengan kepribadian kita sebanyak 225 pasang pernyataan (EPPS) dengan waktu ± 30 menit (dan ini sumpah waktunya sangat singkat).

Hari ini memang dipenuhi dengan jadwal ujian yang padat dan cukup menguras energi, saya ingat sewaktu hitungan koran saya sampai keringat dingin karena teringat kata-kata teman "Hitungan koran yang paling menentukan Psikotest tertulis". Memang kalau mendengar katanya katanya ini membuat pikiran semakin kacau.

Tapi syukurnya dibalik keletihan itu, bagi peserta ujian yang hadir dan telah mengikuti ujian Psikotest tertulis di ijinkan untuk mengikuti tahap selanjutnya yaitu Tes LGD dan Wawancara Psikologis keesokan harinya. Tapi sialnya lagi jadwalnya tidak dipastikan, jadi kita harus datang jam 8 besok pagi untuk melihat jadwal ujian. Tapi harus tetap semangat namanya juga mengejar cita-cita. Hehe


NB: Ditulis Selasa, 11 Oktober 2016 Pukul 17:30

Gagal Fokus (◣_◢)

Seperti yang saya tulis sebelumnya sabtu malam akan ada pengumuman dari hasil TPA dan Akding. Tapi entah kenapa saya lebih memilih untuk membukanya hari minggu sepulang dari gereja, karna saya tak ingin hari-hari  saya semakin kacau dengan kegalauan yang tak jelas. Jadi saya memutuskan untuk mematikan Hp dari sabtu pagi sampai dengan minggu siang.

Walaupun dengan H2C saya tetap memilih untuk cool dan percaya akan hasilnya (walaupun aslinya gamak) wkwkwk.. Maksud ingin tenang malah makin jantungan, saya memang harus belajar untuk lebih tenang lagi! Dari sabtu siang sampai minggu pagi saya tidak selera untuk makan dan beraktifitas yang saya lakukan hanyalah "BERTAPA".  Sampai-sampai saya tidak bisa tidur dengan nyenyak, Wkwkwkk

Minggu, 02 Oktober 2016
Saya pergi ibadah dan sangat bersyukur karena khotbah nya pas kenak di hati. Jadi lumayan tidak sport jantung lagi. Sampai di kost, niat hati ingin belajar malah dikacaukan oleh pengumuman. Sepertinya inilah saatnya (dalam hati), kemudian saya cek hp saya tidak ada Sms, saya sempat down karena tidak ada Sms. Kemudian saya ingat bahwa di pengumuman sebelumnya  juga banyak yang tidak di Sms tapi di pengumuman nama mereka ada. Saya semakin tidak sabaran bercampur dengan jantungan, saya memberanikan diri untuk membuka Hp saya...

A L A N G K A H   T E R K E J U T N Y A   S A Y A
K A R E N A   I N I   D I L U A R   D O A   D A N    H A R A P A N    S A Y A




Ini diluar dugaan saya, karena doa saya yang ini bukan yang utama dan terlalu cepat dikabulkan. Ahh, mata saya berkaca-kaca. WOW! Saya gemetaran, dan betul betul kehabisan kata-kata. Ahh, sulit diungkapkan, karena hanya hati yang tau dan bisa merasakan (wkwkwk). Saya betul-betul hilang fokus, betul-betul kacau, dan betul-betul gila. haha

Akhirnya saya memilih cuek sebentar dan kembali ke fokus utama yaitu "Pengumuman", dan hasilnya WOW lagi. . . 


Ada nama saya dan Kristina disana. Ini betul-betul ajaib! Karena dari 21.800 Peserta, yang tersisa 5.119 peserta. Aduh, saya terlalu cepat baper ini ceritanya. Padahal sepertinya banyak peserta yang tercut karena seleksi alam. 

Ujian selanjutnya juga akan diadakan dilokasi yang sama dan waktu yang sama Senin, 03 Oktober 2016



Kali ini saya mau belajar lebih giat lagi, belajar dari pengalaman sebelumnya karena saya kalah di Psikotest saat Test PLN.  Bang Paul (teman satu kost) bilang, semua bisa dipelajari asal percaya diri aja. Jadi saya belajar lebih giat lagi!  Tapi jujur malam itu, hati pikiran dan jiwa raga saya nyaris tidak sejalan lagi. Malah semakin kacau, tapi harus tetap pada tujuan utama! Setidaknya ada semangat baru yang muncul (PBB). Hihii


NB: Ditulis Selasa, 11 Oktober 2016 Pukul 16:30

Tahap 1 dan 2 Recruitment Indonesia Power

Selasa, 27 November 2016

Pagi itu saya agak kacau dikarenakan belum mencetak kartu ujian, berhubung semalam server down jadi untuk mengakses web IP sangatlah susah. Saya dan Kristina berencana bangun subuh untuk mendownload kartu ujian. Pagi nya dengan cepat saya cari tempat print malah belum ada yang buka karena masih jam 06:30, saya sedikit panik tapi dengan cool nya saya tetap percaya diri bawa akan ada tukang print yang buka. Akhirnya kira-kira 10 menit ada tukang print yang buka, kartu test telah di cetak dan kami siap untuk ujian!

Sampai di Fak. Ekonomi USU pukul 07:15 masih sedikit peserta yang datang saya heran kenapa masih sedikit yak? Saya lihat kartu test ujian dimulai jam 08:00, ternyata saya yang terlalu cepat sampai, hehe...

Sambil menunggu Kristina datang saya tetap memantau telegram dan kaskus. Ternyata semua grup meributkan masalah lokasi ujian. Ya sudahlah, sepertinya sudah saatnya cool untuk menanti waktu ujian sembari berdoa dalam hati.

Pukul 08:00 (lebih dikit) para peserta ujian di persilahkan untuk mencari nomor bangku ujian yang dilihat dari nomor urut yang ada di papan pengumuman, saya bangku 158 dan Kristina bangku 159 (dari kuliah semester 1 selalu dekat dekatan).


Akhirnya ujian pun dimulai. Ujian dimulai Pukul 08:30 s/d 10:30 dan ujian terdiri dari:

1.   Test Intelegensi (GAT)
  • Test ini terdiri dari 50 soal dengan waktu ± 60 detik
    Contoh soal: 6 + 7 =         60 - 20 =          2300 x 40 =         1600 : 20 =
    Sangat sederhana, tapi kita harus berhati-hati dengan pilihan jawaban karna angkanya banyak yang di bolak balik, apabila tidak teliti kita bisa salah pilih. Penjumlahannya juga dimulai dari satuan, puluhan, hingga ribuan.  Selama mengerjakan soal diharapkan untuk konsentrasi, kerena waktu juga sangat singkat.
  • Test ini terdiri dari 50(atau 60 ya?) soal,  dengan waktu ± 60 detik
    Contoh soal:  
    Apabila bangun datar di satukan akan menghasilkan gambar seperti apa
2.   Test Kemampuan Umum (Akademik dan Bahasa Inggris)
  • Terdiri dari 30 soal sesuai dengan mata kuliah. Berhubung saya DAD jadi jenis soalnya lebih dominan tentang surat menyurat, arsip, sekretaris, dll.
  • Terdiri dari 30 soal TOEFL (Reading & Grammar)
    Waktu untuk kedua soal ini kurang lebih 45 menit

Oia, pihak ketiga dari recruitment ini adalah PPM Manajemen, dan setelah ujian selesai panitia mengumumkan bahwa hasil ujian dapat di akses tanggal 01 Oktober 2016 Pukul 09:00 di website resmi PPM Manajemen.

Tips untuk mengikuti ujian ini yang pertama "Berdoa" dan rajin untuk mencari tahu soal-soal GAT PLN di tahun-tahun sebelumnya. Umumnya dari forum yang saya baca model soal yang diujiankan itu hampir sama.
Semoga hasil ujian hari ini memuaskan ^^

NB: Ditulis Selasa, 11 Oktober 2016 Pukul 16:00

About Me

Foto Saya
Tidak Baik, Tidak Jahat. Any Question?
Diberdayakan oleh Blogger.
click me to reveal the contact form

Get in touch with us:

Nama

Email *

Pesan *

We're currently under construction!

We`re working hard and believe we`ll launch the website in: