Senin, 11 Desember 2017

Dimulai Dari Akhir Cerita

Haloha everybadeehhhhh!!!
Setelah sekian lama tidak menuliskan kisah-kisah yang tidak terlalu penting, akhirnya ane datang lagi disela-sela kesibukan yag tidak terlalu sibuk dan juga tidak terlalu santai (Apa maksudnya ini coba? Hahaha...)

Ada kisah yang belum selesai dari sekian kisah yang telah ku tulisakan beberapa waktu lalu dan ini adalah final ehh bukan deng, ini adalah awal dari segala kisah yang akan dirancang kembali. Rabu, 22 November 2017 adalah hari dimana kami menerima Surat Keputusan Direksi Pengangkatan Siswa OJT Angkatan 22 (tidak ada angkatan 23) di UJP Banten 3 Lontar. Lagi-lagi banyak spekulasi yang muncul karena SK tak kunjung diberikan sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan yaitu 01 November 2017. Setelah pembagian SK semua menghela nafas dengan lega karena merasa terbebas dengan status "SISWA" nya. Tapi tidak buat saya! Karena...... Ada deh. Hahah

Ekspresi wajah sok cool ketika nama mulai dipanggil
SK telah diberikan, Puji Tuhan saya masih dipercaya untuk melanjutkan perjuangan saya di Unit Jasa Pembangkitan Banten 3 Lontar dan berlaku mulai tanggal 01 Desember 2017. Dimana hak dan kewajiban pegawai secara sepenuhnya mulai berlaku pada hari itu. Apakah kalian sudah siap rekans? Apakah kalian masih mengingat janji pada saat wawancara akhir yaitu berjuang demi Indonesia yang lebih baik lagi? Ku harap masih sama seperti lagu di awal kita SIMENDIS "Bukan gajinya, bukan karena bonusnya. Kami terpilih masuk Indonesia Power, karena jiwanya dan semangatnya" Hehe...

Bisa Bisa Bisa!
Ku harap kalian tetap mengingat senyum kebahagiaan kalian ini disaat kalian mulai lelah dan hilang harapan. Jangan pernah berhenti belajar dan berjuang rekans! Kalian telah diberi amanat yang akan kalian pertanggungjawabkan nanti di akhirat! Selamat berjuang rekans. Tuhan beserta kita 👱 👷

Kamis, 09 Maret 2017

On The Job Training PLTU Banten 3 Lontar

Lega rasanya keluar dari mess, kini saatnya hidup mandiri dengan biaya sendiri di mulai. Jumat 24 Februari 2017 adalah jadwal untuk melapor ke unit sebelum OJT dimulai. Tentu tanggal 23 harus sudah ada di lokasi untuk cari kontrakan. Sampai di lontar kami langsung di sambut SDM Lontar dan di tawarkan untuk menginap semalam di mess sebelum mendapatkan kontrakan. Kebetulan kami sampai di Lontar sudah malam hari. 

Memang benar kata teman-teman, saya beruntung di tempatkan di Lontar karena akses kemana-mana dekat terutama ke bandara kurang lebih 1 jam perjalanan. Tempatnya juga tidak terlalu di pelosok, setidaknya masih ada tempat ibadah, alfam**t dan indom**t untuk membeli susu dan pewangi pakaian. Hihihiii

24 Februari kami hadir dan mengikuti senam serta melakukan perkenalan diri dengan rekan-rekan pegawai dan di sambut baik oleh Bapak Daniel selaku GM Lontar serta rekan rekan lainnya. Semoga ini awal yang baik untuk kami melakukan OJT di Lontar.
Saya juga bersyukur di tempatkan di lontar pemandangan yang akan saya lihat setiap harinya itu cukup membuat jiwa dan raga tenang ditambah lagi dengan alun alun musik payung teduh, rasanya sangat berdosa untuk mengeluh. Semoga tidak ada kendala yang cukup rumit selama melaksanakan OJT, semoga harapan dalam penyelesaian Paspor dan Project Assignment (PA) bisa terealisasi dengan baik, semoga di bulan November nanti SK pengangkatan pegawai sudah di tangan dan rencana ke depan juga tidak tersendat. Hehehe... Tuhan beserta kita!
Salam dari Lontar
-pause-

Rabu, 08 Maret 2017

Pembagian SK OJT PT Indonesia Power Angkatan XXII dan XXIII

21 Februari adalah hari terakhir kami bernyanyi bersama, tertawa bersama, makan bersama dan tidur bersama. Kami akan disebar di seluruh Indonesia demi menerangi Indonesia, Asekhhh.. Dan inilah saatnya packing kembali untuk dunia baru dan kembali bertempur!
21 Februari kami di bawa ke Patra Jasa Anyer untuk pembagian SK OJT. Rasanya biasa saja, tidak ada yang ditakutkan. Karna memang sebelumnya saya sudah berjanji dimana pun ditempatkan harus siap. Pada saat pembagian SK OJT juga cukup seru, kami disuruh merayap dan push up air, jauh dari bayangan kami untuk pembagian SK biasanya. Kami selalu mendapatkan kejutan di luar dari apa yang kami pikirkan. Tapi rasanya cukup menyenangkan.
Puji Tuhan saya di tempatkan di PLTU Banten 3 Lontar, saya bersyukur tidak ditempatkan di Kamojang, Mrica, Perak Grati, Barru, Saguling karna saya takut ketika pembukaan SK yang pertama saya lakukan adalah bertanya ke teman Kamojang itu dimana ya? Jujur pada saat itu saya masih kurang hafal unit-unit nya tapi untuk lokasinya tentu saja saya tau. Kan aneh ketika pembukaan SK semua teman-teman sudah tau kemana arah dan tujuan hidupnya, sementara saya dengan polosnya masih bertanya "mas/mbak, Kamojang dimana ya?" Hahaha.. Ketika teman-teman bertanya dimana saya di tempatkan mereka menanggapi dengan positif "wah.. kamu beruntung di tempatkan di Lontar" walaupun sebenarnya saya belum tau itu dimana. Saya masih belum tau bagaimana dan dimana lontar ini tepatnya. Semoga tempat ini adalah tempat yang bersahabat.

Sampai jumpa Kristina, Pleton 1A dan semua teman-teman angkatan 22 dan 23, jangan lupa dorong pake air, pergerakannya tap tap tap, gitu loh!!!
Akhirnya yang di takutkan telah terjadi. Bye!
Tinggalkan ayah tinggalkan ibu
Ijinkan kami tetap berjuang
Dibawah kibaran sang merah putih
Majulah ayo maju menyerbu, serbu!

Tidak kembali pulang, sebelum indonesia terang
Walau mayat terdampar di medan perang
Demi bangsa ku tetap berjuang.

Maju ayo maju ayo terus maju
Singkirkan dia dia dia
Kikis habislah mereka, musuh negara Indonesia
Wahai kawan ku prajurit siswa IP
Dimana engkau berada?
Teruskan perjuangan para pahlawan

Demi bangsa ku tetap berjuang, berjuang!!!!

Minggu, 05 Maret 2017

Perpisahan Siswa Prajabatan PT Indonesia Power Angkatan XXII dan XXIII

30 hari lamanya kami bersama di Udiklat Suralaya rasanya cukup menyenangkan. Banyak kisah yang tak terlupakan selama kurang lebih 40 hari kami telah bersama. Suka duka selama pendidikan kami lalui bersama. Tapi hanya sebatas itu saja, tidak perlu berlebihan. Toh semua akan berpisah pada waktunya. Hahaha
Kelas Administrasi
Senang bisa bertemu dengan teman-teman baru yang memiliki cerita dan pengalaman baru. Kami dapat berbagi cerita dengan yang lainnya. Sayangnya ketika perpisahan tanggal 20 Februari saya ibadah sore dan masih OSO shift pagi. Jadi saya di TKP sekitar pukul 21.00 dan sudah di penghujung acara. Yah sudahlah, toh semuanya juga sama sama penting. Tapi syukurnya masih ada dokumentasi yang sempat terekam sebelum semuanya berakhir.

Banyak kegiatan yang telah dipersiapkan oleh panitia dalam acara perpisahan ini. Termasuk video dokumentasi kami selama melaksanakan pendidikan yang bisa kalian lihat disini. Saya salut dengan teman-teman, di tengah-tengah kesibukan OSO dan pembidangan mereka masih sempat untuk menyiapkan acara perpisahan ini. Mungkin ini yang dinamakan dengan profesional, saya harus belajar banyak dengan mereka. Mereka siap dan sabar untuk mengumpulkan kurang lebih 500 orang. Saya juga termasuk panitia di dalamnya tapi sedikit pun tidak memiliki peran, heheee... Maaf teman-teman, jadwal OSO saya tidak bersahabat. Diakhir acara kami juga sempat mengabadikan moment di tirai darurat "farewell party", walaupun darurat semua berebutan foto disana. Hahaha

Terimakasih teman-teman, see you dimana-mana!

Kamis, 02 Maret 2017

Minggu III Diklat Pembidangan PT Indonesia Power Angkatan XXII dan XXIII

3 minggu telah berlalu, akankah kembali normal atau semakin runyam? Kita tunggu saja nanti~

Kamis, 09 Februari adalah jadwal terakhir untuk masuk kelas. Dilanjut Jumat pengarahan dalam melaksanakan OSO (On Site Observation). Kami diberikan kegiatan baru yaitu “OSO”, kami  tidak tahu sepeti apa dan harus bagaimana nantinya. Sejauh yang kami tahu, kami akan dibawa ke unit-unit untuk mengawasi pekerjaan operator. Oh Tuhan, jangan jumpakan kami lagi. Amin (Ehh).. Tapi memang kami buta dengan kegiatan ini, kami diberi jadwal shift pagi siang dan malam selama melaksanakan OSO. Syukurnya perempuan tidak di ijinkan untuk shift malam namun diganti ke pagi hari. Sabtu adalah jadwal pertama saya untuk mengikuti OSO, awalnya saya merasa kebingungan karena memang betul-betul tidak tahu. Kami dihadapkan ke layar yang lebar dengan tulisan-tulisan serta gambar-gambar yang jarang kami lihat. Setelah di arahakan oleh mentor kami langsung dibagikan ke unit masing-masing dan menuju target observasi. Ternyata OSO ini adalah kegiatan dimana kami akan diajarkan tentang ruang lingkup pekerjaan bagian teknik, jadi kami jurusan nonteknik tau apa-apa saja yang dikerjakan oleh jurusan teknik. Awalnya memang membingungkan karena banyak istilah-istilah yang jarang di dengar. Kami juga diberikan penjelasan bagaimana air laut itu dapat diproses menjadi uap kemudian menghasilkan listrik. Kami masih sangat buta, terutama saya. Sudah dijelaskan pun masih saja kebingungan. Syukurnya bapak mentor memberikan ijin kepada kami di lain hari untuk terjun langsung ke lapangan melihat situasi di TKP. Rasanya hati ini sungguh senang dicampur penasaran. Setelah melakukan observasi kami juga harus menuliskan kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan oleh target. Hasil dari laporan itu kemudian akan di presentasikan di unit tempat melakukan observasi di hadapan SPV, SPS dan juga para operator, presentasi kedua juga akan dilaksanakan di unit OJT nantinya. Ahh, rasanya Indonesia Power ini tidak pernah berhenti memberikan kejutan kepada kami. Kami harus kuat, kami harus tetap semangat!

Minggu ketiga ini kami juga sangat terkejut karena diberikan Hp, wuahhh bahagianya melebihi dapat SK. Hahaha.. Saya, Kristina dan Gungtri langsung melompat kegirangan sambil bernyanyi dan keliling mess menyampaikan kabar gembira. Bukan karena senang hp di bagikan tapi karena melakukan aksi gila itu sangat seru. Kami pun langsung pergi ke TKP. Kebetulan sekali kami baru pulang dari unit dengan menggunakan PDL. Jadi kami langsung menuju Udiklat untuk mengambil hp (berhubung ke pengajaran harus menggunakan baju dinas). Dengan penuh semangat kami berjalan menuju mess dan membawa 3 kantong hp sambil bernyanyi "Maju ayo maju ayo terus maju... Singkirkan dia dia dia, kikis habis lah mereka musuh negara Indonesia. Wahai kawan ku prajurit siswa IP dimana engkau berada? Teruskan perjuangan para pahlawan demi Bangsa ku rela berjuang! BERJUANG!" Sampai di mess, semua teman-teman berteriak kegirangan. Seru rasanya sangat seru! Tiba-tiba mess pun jadi sepi dan seketika semua menjadi apatis. Semua langsung menuju kamar masing-masing menghubungi keluarga dan orang-orang yang mereka sayangi. Berbeda dengan saya dan beberapa teman pleton 1A yang langsung menuju penjual sate. Ingat! Makan itu lebih dari segalanya! Hahahaha...

Minggu ketiga ini juga menjadi minggu terakhir kami di Udiklat, sebelum mendapatkan SK OJT. Senang rasanya telah diberi kesempatan belajar dengan teman-teman dari berbagai wilayah di Indonesia, kami juga diberi kesempatan untuk terjun langsung ke lapangan. Melihat bagaimana proses PLTU, rasanya semua keletihan itu telah terbayarkan. Semoga ilmu yang kami dapat selama pembidangan ini dapat kami aplikasikan nantinya selama melaksanakan OJT.

Terimakasih Udiklat Suralaya

Senin, 13 Februari 2017

Minggu II Diklat Pembidangan PT Indonesia Power Angkatan XXII dan XXIII


Tak terasa dua minggu  telah berjalan tanpa Hp, besar harapan kami di minggu ketiga nanti kami akan diberikan hp. Karena ane rindu mama dan bapak (hehe), tapi sayangnya kami masih belum di ijinkan untuk menggunakan Hp. Kami selalu dinasehati komandan dengan kata-kata “Jangan tanyakan apa yang telah Negara berikan kepada mu, tapi tanyakan apa yang telah kau berikan kepada bangsa mu!”. Memang benar kami hanya diberikan tanggung  jawab untuk belajar dan belajar, kami sudah diberikan fasilitas yang cukup banyak jadi kami tidak layak untuk mengeluh dan menuntut. Kami juga dibebaskan untuk menggunakan laptop, wifi udiklat dan juga modem. Tapi ada satu masalahnya, Line for PC ane belum di verifikasi, jadi ane butuh hp untuk verifikasi!!! T_T

Di minggu kedua ini kegiatan kami masih sama yaitu belajar dan belajar, olahraga dan olahraga, bernyanyi dan bernyayi, bermain dan bermain, tertawa dan tertawa, batuk dan batuk. Hahahaha.. Keakaraban itupun makin terasa apalagi dengan teman-teman 1A. Kami bersyukur dan mengucapkan terimakasih karna PLN memberikan kami kesempatan untuk melakasanakan Ibadah hari minggu ke Serang dan perjalan ke Gereja dari Udiklat itu sekitar 1  jam.

Minggu kedua ini rasanya hati agak kacau, akhirnya saya  berjumpa dengan teman yang telah lama tak terlihat lagi dan perjumpaannya pun diluar dugaan. Rasanya begitu kaku dan kesal! Tapi ahhh entahlah rasanya ingin marah sama diri sendiri. Aku ingin berhenti, aku ingin melihat dunia luas, jadi ya sudahlah. Kami juga dibimbing oleh komandan Komarduin yang manis dan tampan, sekali-sekali dikunjungi oleh komandan Simare-mare (dari Lebak Gede) yang lagi-lagi kami harus menjadi bulan-bulan. “Woi batak” itu masih tetap kami dengar, semoga ini yang terakhir.

Tidak ada kenangan yang sempat terdokumentasi di minggu kedua ini karena kami tidak ada jalan-jalan dan sabtu pun kami masuk. Sisa 2 minggu lagi, harapan akan segera terwujud, dunia luas akan terlihat, jangan menyerah, tetap semangat, Tuhan Beserta kita!

Minggu I Diklat Pembidangan PT Indonesia Power Angkatan XXII dan XXIII

23 Januari 2017 adalah awal mulanya cerita diklat pembidangan di Udiklat suralaya. Rasanya begitu menyenangkan, kami diberikan fasilitas yang cukup memuaskan dari makan pagi siang malam, snack pagi dan sore, laundry, dan masih banyak lagi fasilitas yang kami terima. 30 hari ke depan adalah waktu kami untuk melakukan Diklat pembidangan. Tidak ada bermanja-manjaan, walaupun kami sudah keluar dari Pusdikajen peraturan Pusdik masih tetap melekat dengan kami, dan kami juga masih didampingi oleh komandan dari Pusdik. Untuk 10 hari ini kami didampingi oleh komandan F. Harahap. Kami selalu menjadi bulan-bulanan orang Batak. Yah, tak apalah. Kami selalu diterikai “WOI BATAK!” Tak apa sih, itulah identitas kami. Hahaha

Seminggu melaksanakan Diklat kami mengikuti pembelajaran dengan cukup disiplin. Kami diberikan materi-materi sesuai dengan jurusan kami tentang administrasi. Tak lupa juga di awal dan akhir materi kami selalu melakukan test sebagai shock therapy. Jujur di awal masuk kelas, ada rasa takut karena kami dikumpulkan dari berbagai kampus di Indonesia diantarnya: UI, UGM, ITB, UNDIP dan UNPAD dan Politeknik adalah perguruan tinggi terendah (sepertinya) kalau pun  ada  lulusan swasta juga  dari kampus yang ternama. Rasanya berada dikelas yang sama dengan teman-teman yang hebat cukup membuat minder. Tapi semua diluar bayangan, karena mereka semua hebat mau berbagi dan kami saling melengkapi.

Kurang lebih 21 tahun belajar, di saat pembidangan inilah otak bekerja ekstra. Apalagi kalau instruktur memberikan materi tentang perhitungan terkait tentang gaji dan bonus apalagi Pph pasal 21, rasanya otak ini bekerja secara  maksimal. Saya juga salut melihat teman-teman kelas administrasi karena sebahagian dari mereka bermain laptop sembari materi berjalan. Tetapi mereka tetap fokus mendengarkan materi yang sedang  berjalan. Terbukti apabila instruktur selesai menerangkan ataupun disela-sela berjalannya materi mereka masih tetap bertanya. Wuaahhh, saya salut dengan mereka. Padahal saya sendiri walaupun sudah serius mendengarkan selalu tidak bisa mengajukan pertanyaan. Hahahaa...

Ada juga teman yang selama materi tertidur, tapi ketika si instruktur bertanya apa ada yang ingin bertanya dia masih tetap bertanya. Saya bingung bagaimana kemampuan otak mereka. Sangat luar biasa. Jadi mau gak mau, suka gak suka saya harus memaksakan otak yang tak seberapa ini untuk bisa menyeimbangkan atau minimal selevel dibawah mereka. 

Yahhh, begitulah cerita seminggu ini selama di Udiklat. Walaupun kami tidak diberi hp kami tetap semangat karena kami diberi kesempatan di hari sabtu dan minggu untuk melakukan pesiar atau jalan-jalan manja. Di hari sabtu kami pergi ke bukit teletubis dan di hari minggu kami pergi ke Pantai. Sebenarnya ini bukan liburan karena tidak ada objek wisata yang mau di lihat. Tapi entah kenapa rasanya begitu menyenangkan kemana-mana bersama teman-teman  penuh canda dan penuh tawa. Kami juga pergi gereja bersama di hari minggu. Kebersamaan itu pun semakin terasa ketika berjumpa kembali dengan teman-teman yang ada di Anyer dan Lebak gede.

Tak terasa seminggu telah berlalu dengan penuh suka duka, semoga 3 minggu ke depan masih sama dan kami tetap bahagia dan sehat. Amin.. Tunggu cerita diklat selanjutnya. Bye!

Senin, 06 Februari 2017

Orientasi Perusahaan PT Indonesia Power

Selesai sudah 10 hari yang sangat menegangkan di PUSDIKAJEN. Kami diberangkatkan dengan tradisi mengitari api unggun, penyiraman air kembang, mencium bendera merah putih dan di tutup dengan kembang api. Wuahh, rasanya sangat puas dan sedikit menyedihkan (biasalah). Ternyata kami bisa melewati 10 hari yang begitu menyiksa dan lulus 100%. 

22 Februari kami melaksanakan pelepasan status siswa di PUSDIKAJEN. Menampilkan demonstrasi kegiatan-kegiatan yang telah kami lalui selama 10 hari disana, menyanyikan yel-yel dengan penuh kebanggan. Pukul 16:00 kami dikumpulkan lagi setelah packing-packing (cieee) untuk diberangkatkan ke IPC Corporate University Ciawi. Kenapa kami bukan di Udiklat PLN? Karena jumlah pesertanya banyak. IPC bisa menampung 503 siswa (mungkin ya). Tapi selama di IPC kami disuguhkan dengan berbagai macam service, Indonesia Power memang hebat. Hehee

Selama di IPC kami diberikan topik materi-materi yang akan dibahas selama pembidangan. Kami juga berjumpa dengan bapak-ibu direktur PT Indonesia Power. Saya dan teman-teman juga sempat selfi dengan ibu Inten, tapi sayangnya pake hp bu Inten dan kami gak mungkin minta ke bu Inten -_-

Setelah selesai orientasi perusahaan kami dibagi menjadi beberapa tempat diantaranya: Udiklat Suralaya, Patra Anyer dan Lebak Gede. Syukurnya saya dapat bagian di Udiklat Suralaya. Pembagaiannya berdasarkan jurusan, jadi kami harus berpisah dengan teman-teman jurusan teknik. Tapi kami tetap satu Indonesia Power! Hehee

Selama 30 hari kedepan kami juga akan melaksanakan Pembidangan dengan pesan "Tidak menerima kunjungan orang luar dan komunikasi menggunakan Hp pun terbatas". Sekilas saya berpikir "Emang ada yang mau ngunjungi eikeh? Emak sama babe pun mungkin udah lupa dengan eikeh" Hahaa.. Tapi tidak masalah, toh semuanya juga akan berlalu "Show must go on". Masih banyak yang ingin saya sampaikan, tapi ahhh sulit rasanya menjelaskannya karena hanya hati yang mengerti rasanya. Hahaa

Terimakasih IPC telah memberikan tempat dan waktu yang indah bagi kami, terimakasih atas service yang telah kami terima, semuanya mantap. Kalian luar biasa. . . Jihaaa jihaaa jihaaa, auum auum auum. . .




  

Selasa, 31 Januari 2017

SiMenDis PT Indonesia Power Angkatan XXII & XXIII

Tidak terasa bulan Januari akan segera berlalu dan masih saja belum ada postingan di blog tercinta ini. Sepertinya di penghujung bulan ini menjadi awal yang baik untuk memulai menulis kembali. Besar rasanya kerinduan untuk menulis lagi, tapi dikarenakan waktu dan kesempatan yang sangat minim membuat ku harus mengurungkan niat untuk menulis. Banyak kisah yang telah terlewatkan selama menjalani bulan Januari ini, tidak perlu berlama-lama lagi ceritanya akan dimulai sekarang.

7 Januari 2017 adalah kali pertama aku menginjakkan kaki ke kota Bandung. Pergi sendiri, berjuang sendiri itu sudah menjadi hal biasa bagi ku, jadi tak perlu lagi bermanja-manja dengan orang lain. Selagi bisa berjuang sendiri harus tetap semangat!

9 Januari 2017 menjadi sejarah baru bagi ku dan juga teman-teman lainnya, dimana kami para calon siswa prajabatan PT Indonesia Power Angkatan XXII dan XXIII di kumpulkan di Lapanagan Gasibu Bandung. Kami para pejuang dari Medan tidak tahu dimana dan bagaimana situasi di lapangan Gasibu itu. Tapi karena kami orang Medan dan pemberani kami bisa melewati semuanya. Hehee 

Sesampai di lapangan gasibu kami langsung digiring dengan menggunakan angkutan TNI AD layaknya pejuang perang yang siap tempur. Kurang lebih 45 menit di perjalanan akhirnya kami sampai di rumah baru yaitu PUSDIKAJEN Lembang Bandung. Awalnya kami merasa enjoy-enjoy saja ketika kami disuruh baris, bernyanyi dan di sambut dengan ramah oleh para komandan. 

Hari pertama berlalu dan kami sudah dibekali dengan pakain PDL (Pakaian Dinas Lapangan), alat tulis, ember, gayung, tas ransel, dkk. Hari kedua dilanjut dengan upacara pembukaan Pendidikan dan Latihan Pembinaan Sikap, Mental dan Disiplin Siswa Prajabatan PT Indonesia Power Angkatan XXII dan XXIII Tahun 2017. Kami pun sah menjadi siswa PUSDIKAJEN yang tidak boleh bermalas-malasan, bermanja-manja, sakit-sakitan apalagi nyakit, kami harus kuat dan tetap semangat!

Selama di Pusdik kami dibekali berbagai materi seperti: Menetapkan Tujuan Hidup, Change Paradigm, Pembinaan Motivasi, Pembinaan Disiplin, Wawasan Kebangsaan, pengetahuan akan dunia kemiliteran (bongkar pasang senjata, bertahan hidup, taktik dan strategi, pertahanan Negara), naik turun gunung dan masih banyak lagi ilmu yang kami dapat di Pusdik. Kami diajarkan untuk tidak APATIS, saling mendukung dan peduli satu dengan yang lainnya. Sangat terasa kekeluargaan selama 10 hari di Pusdik, rasanya semuanya menjadi sama tidak ada yang kaya, miskin, cantik, jelek, pintar, bodoh, semua sama! 

Tapi 10 hari lamanya di Pusdik rasanya seperti 10 tahun, dimana kami setiap hari melakukan kegiatan yang begitu padat tapi cukup menyenangkan. Sulit diungkapakan, hanya hati yang mengerti. Hehee... Rasanya kisah suka duka di Pusdik itu tidak ada duanya, tapi kami tidak ingin mengulangnya kembali karena rasanya sangat melelahkan. Hahaha...

Walaupun kulit hitam, badan bau kadal, kaki bau hodal, kami tetap semangat, kami tidak boleh nyakit, kami satu keluarga Indonesia Power! Aku bangga menjadi bagian dari mereka, walaupun tak semudah yang ku bayangkan, Aku akan tetap bertahan!


Indonesia Power beraksi
Walau panas terik matahari
Berjuta kali IP beraksi
Bagi ku itu langkah pasti

Hari-hari esok adalah milik kita
Indonesia Power kebanggan bersama
Gegap gempita kami Siswa IP
Yang s'lalu semangat 55

Marilah kawan 
Mari kita nyanyikan
Sebuah lagu. . . 
Lagu KEMENANGAN!!! 


Terimakasih Indonesia Power
Terimakasih PUSDIKAJEN
Terimakasih Komp. 1A 

About Me

Foto Saya
Tidak Baik, Tidak Jahat. Any Question?
Diberdayakan oleh Blogger.
click me to reveal the contact form

Get in touch with us:

Nama

Email *

Pesan *

We're currently under construction!

We`re working hard and believe we`ll launch the website in: