Puji Tuhan, feeling dan logika saya ternyata diberkati oleh Tuhan. Pagi ini saya dapat kabar gembira dari Kristina bahwa kami masih melanjut untuk ujian Psikotest. Jujur awalnya saya kira saya tidak akan lulus lagi dan kalau pun tidak lulus tidak apa-apa, karena saya sudah terlalu sering permisi dari kantor dan rasanya memang sangat-sangat letih harus bolak-balik kantor - lokasi ujian - kantor. Tapi saya tidak boleh menyerah, saya harus tetap kuat dan semangat. Masih terlalu dini untuk menyerah!
Kamis, 10 November 2016
Saya review kembali dari 432 peserta yang mengikuti ujian Akding sekarang jumlah peserta tersisa 324 orang. Ada 25% yang di cut (sepertinya ini sudah di stel).
Ujian Psikotest diadakan masih di tempat yang sama dan waktu yang sama, syukur sekali ujiannya dilaksanakan pagi. Kalau ujian siang, pagi hari saya harus ke kantor dan perjalanan menuju lokasi ujian juga tidak terdefinisi, karena membutuhkan tenaga ekstra untuk ke lokasi ujian dan fisik pun pasti jadi 50%. Pagi hari saya bangun dengan semangat menggebu-gebu full 100%, karena istirahat cukup dan asupan gizi yang cukup (wkwkwkk). Pagi ini terlebih dahulu saya memilih sarapan, karena ujian ini memakan waktu yang sangat lama yaitu 3-4 jam dan juga membutuhkan tenaga ekstra. Ada beberapa test juga hari ini, diantaranya:
Test 1: PAPI
Terdiri dari 90 pasang pernyataan Benar dan Salah dan dikerjakan dengan waktu 10 menit (waktu normal untuk fresh graduate). Disini kita disuruh untuk memilih salah satu dari 2 pernyataan yang paling sesuai dengan kepribadian kita (HARUS DI PILIH!)
Test 2: PAULI TEST
Ini test gila!
Ini test tidak main-main!
Ini serius!
Test ini butuh keseriusan tingkat tinggi melebihi keseriusan PDKT! Kita harus tetap fokus pada penjumlahan angka, jangan mau terkecoh dengan hal sekecil apa pun, ngana gatal-gatal, ngana panu, ngana kurap, ngana rindu mantan. Sudah Cukup! Tetap fokus!!! Please Beb 👯
Test ini kurang lebih selama sejam, dimana kita bermain dengan angka-angka, sangat simpel! Kita hanya disuruh menjumlahkan angka dari atas ke bawah (Kraeplin tes - Bawah ke atas). Disini tidak melihat kerapian tulisan tapi siapa paling cepat dan tepat! Kejam bukan?! (ask: bukan). Dalam waktu beberapa menit petugas akan bilang garis dan kita harus beri garis di penjumlahan terakhir. Jangan sampai salah kolom untuk memulai kolom baru, jangan sampai melewatkan penjumlahan angka, kalau sudah sempat terlewat biarkan saja, kalau sempat salah hitung juga lewatkan saja, jangan sampai menghayal di tengah test, apalagi ingat mantan (pengalaman) itu paling fatal! Hahaaa...
Di recruitment sebelumnya saya kalah di tahap Psikotest, dan hasil pembicaraan saya dengan senior yang sudah lebih dari 3x mencoba bilang test koran itu sangat menentukan, dan biasanya yang hitungannya satu setengah lembar ke atas yang lulus (sepertinya). Jadi saya ingat pada awal test saya hanya sanggup mengisi satu lembar + sekitar 5 kolom. Sangat memprihatinkan memang (sad), faktor utamanya karena saya terlalu ambisi gak jelas, tergesa-gesa dan terfokus dengan orang lain, apa pun reaksi yang orang lain berikan saya pasti menoleh, padahal tanpa saya sadari saya sudah membuang 0,00003 detik. Ada 10 yang berekasi dalam waktu beberapa detik saya sudah membuang waktu 30 detik setiap menitnya. Perhitungannya ngeri bukan? Hahaa.. Tapi Puji Tuhan di test ini saya bisa menyelesaikan satu lembar + ada sekitar 3 kolom yang terisa. Memang jauh-jauh hari saya sudah berlatih untuk menghitung angka-angka, bukan untuk melatih kecepatan karena saya tidak berikan batas waktu, tapi untuk melatih otak saya terbiasa dengan angka-angka dan penjumlahan sederhana. Jadi saya tidak gagu lagi berapa 8+9, 7+8 (yang paling sering lupa). Saya juga ingat pada test itu saya memang betul-betul tenang dan fokus, saya tidak gatal-gatal, saya tidak ingat mantan, saya tidak ingat gebetan, dan yang lainnya. Jadi saya lumayan puas dengan hasil hitungan koran saya. Semoga hasilnya juga nanti memuaskan.
Test 3: Draw Tree, Draw Person, Wartegg Test
Pertama yaitu menggambar pohon, kurang lebih pohon yang saya gambar adalah seperti berikut:
Lalu kita disuruh memberikan nama pohon, kemudian disuruh menggambar orang. Kurang lebih saya menggambarnya seperti ini:
Diberikan usia, aktivitas, kelebihan dan kekurangan orang yang digambar. Sewaktu ujian saya ingat gambar orangnya terlalu ke kiri dan tangan kanan nya besar sebelah serta rentangkan tangan kayak keteknya lagi bisulan. Kemudian pada saat wartegg test saya gambar seperti ini:
Walaupun ujian hari ini cukup melelahkan, saya cukup puas dengan ujian saya karena ada yang berbeda dengan yang sebelumnya. Saat itu saya memang buta dengan Psikotest dan itu pengalaman pertama saya seleksi kerja. Saya sudah belajar banyak dari test hari ini semoga hasilnya nanti memuaskan dan kalau pun saya masih belum lulus Psikotest ini saya akan belajar dan berlatih lebih giat lagi, jangan kasih celah! Pepeeett trussss. Hahaa
Kamis, 10 November 2016
Saya review kembali dari 432 peserta yang mengikuti ujian Akding sekarang jumlah peserta tersisa 324 orang. Ada 25% yang di cut (sepertinya ini sudah di stel).
Test 1: PAPI
Terdiri dari 90 pasang pernyataan Benar dan Salah dan dikerjakan dengan waktu 10 menit (waktu normal untuk fresh graduate). Disini kita disuruh untuk memilih salah satu dari 2 pernyataan yang paling sesuai dengan kepribadian kita (HARUS DI PILIH!)
Test 2: PAULI TEST
Ini test gila!
Ini test tidak main-main!
Ini serius!
Test ini butuh keseriusan tingkat tinggi melebihi keseriusan PDKT! Kita harus tetap fokus pada penjumlahan angka, jangan mau terkecoh dengan hal sekecil apa pun, ngana gatal-gatal, ngana panu, ngana kurap, ngana rindu mantan. Sudah Cukup! Tetap fokus!!! Please Beb 👯
Test ini kurang lebih selama sejam, dimana kita bermain dengan angka-angka, sangat simpel! Kita hanya disuruh menjumlahkan angka dari atas ke bawah (Kraeplin tes - Bawah ke atas). Disini tidak melihat kerapian tulisan tapi siapa paling cepat dan tepat! Kejam bukan?! (ask: bukan). Dalam waktu beberapa menit petugas akan bilang garis dan kita harus beri garis di penjumlahan terakhir. Jangan sampai salah kolom untuk memulai kolom baru, jangan sampai melewatkan penjumlahan angka, kalau sudah sempat terlewat biarkan saja, kalau sempat salah hitung juga lewatkan saja, jangan sampai menghayal di tengah test, apalagi ingat mantan (pengalaman) itu paling fatal! Hahaaa...
Di recruitment sebelumnya saya kalah di tahap Psikotest, dan hasil pembicaraan saya dengan senior yang sudah lebih dari 3x mencoba bilang test koran itu sangat menentukan, dan biasanya yang hitungannya satu setengah lembar ke atas yang lulus (sepertinya). Jadi saya ingat pada awal test saya hanya sanggup mengisi satu lembar + sekitar 5 kolom. Sangat memprihatinkan memang (sad), faktor utamanya karena saya terlalu ambisi gak jelas, tergesa-gesa dan terfokus dengan orang lain, apa pun reaksi yang orang lain berikan saya pasti menoleh, padahal tanpa saya sadari saya sudah membuang 0,00003 detik. Ada 10 yang berekasi dalam waktu beberapa detik saya sudah membuang waktu 30 detik setiap menitnya. Perhitungannya ngeri bukan? Hahaa.. Tapi Puji Tuhan di test ini saya bisa menyelesaikan satu lembar + ada sekitar 3 kolom yang terisa. Memang jauh-jauh hari saya sudah berlatih untuk menghitung angka-angka, bukan untuk melatih kecepatan karena saya tidak berikan batas waktu, tapi untuk melatih otak saya terbiasa dengan angka-angka dan penjumlahan sederhana. Jadi saya tidak gagu lagi berapa 8+9, 7+8 (yang paling sering lupa). Saya juga ingat pada test itu saya memang betul-betul tenang dan fokus, saya tidak gatal-gatal, saya tidak ingat mantan, saya tidak ingat gebetan, dan yang lainnya. Jadi saya lumayan puas dengan hasil hitungan koran saya. Semoga hasilnya juga nanti memuaskan.
![]() |
| latihan-latihan |
Test 3: Draw Tree, Draw Person, Wartegg Test
Pertama yaitu menggambar pohon, kurang lebih pohon yang saya gambar adalah seperti berikut:
![]() |
| lebih hancur dari contoh di atas |
![]() |
| aslinya juga lebih hancur |
![]() |
| Aslinya agak sedikit rapilah |
![]() |
| saat latihan gambar seperti ini |
Semoga gambar-gambar ini dapat meluluskan saya di Psikotest kali ini. Tapi yang membuat saya sedikit tenang pihak ECC UGM bilang pada test ini tidak ada yang salah dan benar, tapi siapa yang sesuai dan tidak sesuai. Kalau pada saat psikotest kita belum lulus berarti kita belum sesuai dengan kualifikasi yang dibutuhkan oleh perusahaan. Semua bisa dilatih dan di sesuaikan dan info dari grup telegram kita bisa datang mengunjungi psikolog yang sudah berpengalaman dan mengikuti beberapa test untuk menyesuaikan kepribadian kita ke perusahaan dan biaya nya sekitar 1-3 juta.
Walaupun ujian hari ini cukup melelahkan, saya cukup puas dengan ujian saya karena ada yang berbeda dengan yang sebelumnya. Saat itu saya memang buta dengan Psikotest dan itu pengalaman pertama saya seleksi kerja. Saya sudah belajar banyak dari test hari ini semoga hasilnya nanti memuaskan dan kalau pun saya masih belum lulus Psikotest ini saya akan belajar dan berlatih lebih giat lagi, jangan kasih celah! Pepeeett trussss. Hahaa
Jujur kali ini saya memang betul-betul salut dengan prosedur recruitment PLN tahun ini, semua serba teratur. Mulai dari pendaftaran hingga tiap tahap test nya, semua schedule nya jelas dan pasti. Kartu ujian juga di dapatkan di lokasi ujian dan diberi bonus gantungannya. Serta berkas-berkas pun diberikan pada saat tahap wawancara, jadi lumayan untuk legesan Izajah dan Transkip nilai buat para Jobseeker yang diluar kota. Terimakasih ECC UGM, Terimaksih PLN telah menghargai kami para Jobseeker.
Semua Berawal Dari Mimpi
NB: Ditulis, 16 November 2016 Pukul 15: 27
| kartu ujian |
Semua Berawal Dari Mimpi
NB: Ditulis, 16 November 2016 Pukul 15: 27








Tidak ada komentar:
Posting Komentar